Tampilkan postingan dengan label jalan raya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jalan raya. Tampilkan semua postingan

Kamis, 16 Maret 2017

Dimensi Mobil dan Berkendara

Setiap mobil mempunyai dimensi (jarak ukuran) panjang-lebar-dan tinggi karena mobil adalah benda riil yang merupakan alat transportasi. Bahkan dari sebuah referensi, Sewa Rental Mobil Avanza di Surabaya mendapati jenis mobil yang hanya mempunyai seorang penumpang pun mempunyai dimensi yang lebih lebar dari sebuah motor. Karena jika sebuah kendaraan disebut mobil maka biasanya akan ada pintu dan ruang kabin untuk pengendara. Ruang kemudi pun berbeda dengan motor dari segi dashboard atau letak pedal rem juga gas.

Ukuran mobil sangat berpengaruh pada lebar jalan. Banyak pabrikan otomotif dewasa ini membuat mobil mini untuk mengakomodasi padatnya kota. sumber: commons.wikimedia.org/Australian cowboy

Dari slide yang menggambarkan birdview (pandangan angkasa) pada laman situs ini:

kita bisa melihat bagaimana kendaraan umum mempunyai dimensi yang sangat menyita badan jalan yang sempit dibandingkan mobil atau bahkan motor. Namun Rental Sewa Mobil Innova di Surabaya bisa mengatakan kondisi ini relatif. Jika kita melihat bus tersebut dalam keadaan penuh (lebih dari 70 orang pastinya), agaknya cukup bisa dibandingkan efektivitasnya dengan motor yang memuat 70 orang. Setiap sepeda motor dirancang untuk dinaiki 2 orang, sedangkan jika diukur seksama maka 70 orang tersebut akan membutuhkan sekitar 35 sepeda motor. Dimensi sepeda motor ini jika ditotal tentunya akan melebihi dimensi bus tadi, disamping jarak antar motor tersebut juga mesti dihitung karena kita menyetujui jika berkendara yang aman tentu harus menjaga jarak pula.

Tentunya perhitungan ini juga yang dicermati oleh pihak-pihak yang terlibat dalam tata kelola lalu-lintas darat untuk menyediakan jenis transportasi yang efektif dan nyaman bagi penumpang dan warga sebuah kota. Namun tak dapat dipungkiri bahwa sebuah armada yang besar dan panjang membutuhkan jarak yang lebih banyak jika berpindah haluan (atau radius putar) dibandingkan sebuah motor. Selain itu dari segi bobot kendaraan juga diperhitungkan, karena bobot yang cukup dari kendaraan juga berpengaruh pada daya tampungnya. Tentunya sifat ini juga turut diperhitungkan ketika membangun fasilitas umum seperti jalan atau halte.

Sewa Rental Mobil Pregio di Surabaya melihat kemungkinan sepeda motor yang bisa menyelip di antara ruang-ruang kosong kendaraan yang ilustrasinya bisa dilihat pada laman berikut: http://saft7.com/indahnya-saling-berbagi-di-jalan/. Bodi sepeda motor yang kecil memang memungkinkan pengendaranya untuk bermanuver di jalan, bahkan masuk ke gang-gang sempit. Tetapi pengemudi sepeda motor yang susah ditebak karena pergerakan tiba-tibanya mungkin akan menyulitkan pengendara lain termasuk Rental Sewa Mobil Honda Mobilio di Surabaya. Namun berharap semuanya ideal juga tidak mungkin, setidaknya untuk saat ini; karena itu, satu-satunya jalan mungkin hanyalah beradaptasi dengan kondisi saat ini saja. Kondisi lingkungan yang buruk mungkin akan melatih kita untuk berkendara lebih baik lagi dan kita pun akan lebih santai bila kondisi sekitar dan kesadaran masyarakat telah membaik. Sebaliknya, orang yang tadinya terbiasa berkendara di lalin yang teratur mungkin akan kaget dan mudah stres jika berhadapan dengan trafik yang kacau.

Banyak mobil tidak sesuai untuk mereka yang berbobot tubuh lebih, meski body mobil cukup lebar. Karena itu, banyak penjual mobil online harus bisa diajak ketemuan di tempat untuk mencobanya. sumber: commons.wikimedia.org/Fjvelsen
Kembali lagi soal dimensi mobil dan kendaraan lain, Sewa Rental Mobil Livina di Surabaya menemukan satu tautan berikut: http://www.merdeka.com/otomotif/kenali-dimensi-mobil-sebelum-mengendarainya.html. Dalam artikel berita tersebut, kita diharuskan mengelilingi mobil sebagai langkah 'pengenalan' pada mobil yang akan kita tunggangi. Hal ini akan membuat gambaran akan keseluruhan bodi mobil saat kita mengendarainya. Karena pengemudi yang 'normal' umumnya akan bisa mengira bagaimana handling mobil tersebut dari bekal feeling yang dimiliki. Kecuali pengemudinya tiap hari mengendarai mobil yang berbeda dan tidak sadar atau lupa saat di jalan bahwa dia sekarang mengendarai mobil apa. Tetapi, semoga yang dipaparkan Rental Sewa Mobil Murah di Surabaya terakhir ini adalah kemungkinan yang sangat jarang terjadi.

Jumat, 08 April 2016

Penemuan Yang Memicu Penemuan Baru

fortunerentcar.com Kata "Penemuan" mempunyai beberapa makna, dimana Sewa Mobil di Surabaya mengutip dari halaman berikut: http://rangkumanmateriips.blogspot.co.id/2014/09/pengertian-discovery-invention-dan.html;
Yang pertama adalah Discovery: Discovery adalah penemuan unsur-unsur kebudayaan yang baru baik berupa suatu alat baru maupun ide baru. Discovery akan menjadi invention kalau masyarakat sudah mengakui, menerima, serta menerapkan penemuan baru itu. Seringkali proses discovery sampai ke invention membutuhkan tidak hanya satu pencipta, tetapi rangkaian dari beberapa pencipta.
Invention: Penemuan baru (invention) menimbulkan pengaruh yang bermacam-macam di dalam masyarakat. Suatu penemuan baru (invention) dapat menyebabkan perubahan-perubahan dalam bidang lain, seperti: politik, agama, pendidikan, kesenian, adat istiadat, dan sebagainya. Contohnya penemuan radio, TV, dan telepon.
dan yang terakhir adalah Inovasi: Inovasi adalah suatu proses pembaruan dari penggunaan sumber-sumber alam, energi, modal, pengaturan tenaga kerja, dan penggunaan teknologi, yang menyebabkan adanya sistem produksi dan produk-produk baru. Dengan demikian inovasi berkaitan dengan pembaharuan kebudayaan khususnya mengenai unsur-unsur teknologi dan ekonomi.

Bentuk mobil yang cukup revolusioner di jamannya (tahun 1934), tanpa dilengkapi kaca spion (hanya periskop),
berkecepatan maksimal 120 mp/h atau 193 km/j. sumber: commons.wikimedia.org/brewbooks-1934 Dymaxion
Amphicar, gabungan mobil dan perahu dikendarai di Hannover - Jerman pada tahun 1963.
sumber: commons.wikimedia.org/Roger Wollstadt

Selama ini, pengertian yang paling dikenal oleh masyarakat adalah invention dan sekaligus yang diangkat sebagai tema utama dari artikel ini. Invention ini adalah seperti penemuan bola lampu atau penemuan mobil berbahan uap, pesawat terbang atau helikopter dan lain-lain. Rental Sewa Mobil Pregio di Surabaya sendiri yang bergerak dibidang transportasi, amat sangat familiar dengan berbagai jenis mobil beserta mekanisasinya. Tapi mobil ini sendiri diawali oleh discovery salah satu bagiannya yakni roda. Selain itu, pada mobil generasi pertama juga menggunakan komponen logam serta kayu dan roda yang berputar pada porosnya. Secara bentuk juga tak jauh berbeda dengan kereta yang ditarik kuda.

Dalam perkembangannya, ada banyak invention pula yang menyempurnakan sebuah mobil, yakni lampu penerang, body dan kaca mobil, lampu sein (awalnya menggunakan lonceng) dan lain-lain. Sewa Rental Mobil Honda Mobilio di Surabaya sempat mengulas beberapa bagian mobil ini dalam artikel yang lain. Seperti wiper, airbag, suspensi, sabuk pengaman, dan lain-lain.

Dari bentuk awal mobil, sampai pada detik ini pun menjadi bermacam jenis. Dari MPV, SUV, sedan dan hatchback, jeep, dan lain-lain. Sedangkan dari sedan sendiri ada convertible dengan atap terbuka (atau bisa menutup) dan sedan biasa. Rental Sewa Mobil Avanza di Surabaya sendiri mempunyai jajaran mobil penumpang yang didominasi oleh MPV yang merupakan kendaraan keluarga. Dari tahun ke tahun, armada Sewa Rental Mobil di Surabaya Barat selalu diperbarui dengan tetap melihat perkembangan kendaraan favorit bagi keluarga dan sebagian besar masyarakat Indonesia.

Kembali ke sejarah penemuan tadi. Di sisi lain, usaha untuk melengkapi kebutuhan semua orang akan alat transportasi yang berbeda juga cukup pesat. Rental Sewa Mobil Innova di Surabaya sempat melihat beberapa mobil pun bisa dioperasikan di antara (bahkan tenggelam) di dalam air. Mulai dari mobil biasa yang dimodifikasi untuk anti air (bebas banjir) hingga mobil yang sejak dari awalnya memang dibuat untuk berjalan dan dioperasikan dalam air (dengan tenaga baling-baling). Seperti pada video berikut:

.

Karena kodrat manusia memang bernafas dengan oksigen bukan di air, maka faktor keamanan dalam air pun mungkin akan ditingkatkan seiring waktu. Sewa Rental Mobil Murah di Surabaya juga merujuk berita lain yang bisa membuat merinding, tentang penemuan bahan kristal yang dapat menyerap oksigen dari perairan: http://mic.com/articles/100462/scientists-just-brought-us-one-step-closer-to-breathing-underwater-without-oxygen-tanks dan http://mic.com/articles/100506/scientists-have-created-crystals-that-make-breathing-under-water-a-reality. Jika penemuan serta percobaan tersebut dilanjutkan ke taraf yang lebih kompleks, maka bukan tak mungkin di masa yang akan datang kita akan menggunakan perairan sebagai "jalan raya". Hanya entah kapan hal ini akan terwujud. Mungkin ada yang lebih tahu kelanjutan berita dan perkembangannya sekarang?

Kamis, 30 Juli 2015

Tanda Marka Cat di Jalan

fortunerentcar.com - Sewa Rental Mobil Avanza di Surabaya dan kita semua pasti sering melewati jalan raya dalam keseharian sebagai pengguna jalan, dan di sana kita pasti akan menjumpai marka berupa garis putus-putus atau bersambung di jalan yang berasal dari cat yang dioplos dengan bahan lain yang cukup kuat. Marka cat ini sama pentingnya dengan rambu lalu lintas yang mudah dipahami dan cenderung familiar di masyarakat. Marka ini dibuat oleh pihak terkait dimana lokasi jalan tersebut berada, yang bisa atau tanpa bekerja sama dengan Dinas Perhubungan. Jika berada di jalanan umum maka penanggung jawabnya adalah Dinas Pekerjaan Umum; Jika berada di jalan tol, maka pengelola jalan tol tersebut; dan jika berada di lingkup area suatu perusahaan, maka penanggungjawabnya adalah pengelola dan manajemen perusahaan itu sendiri.

gambar jalan (tol) dengan rambu jalan dan marka cat sekaligus. image: commons.wikimedia.org

Pengertian Marka Jalan sendiri tepat seperti yang dijabarkan pada Pasal 1 Bab I Permen (Peraturan Menteri) nomor 34 tahun 2014 tentang marka Jalan: "Marka Jalan adalah suatu tanda yang berada di permukaan jalan atau di atas permukaan jalan yang meliputi peralatan atau tanda yang membentuk garis membujur, garis melintang, garis serong, serta lambang yang berfungsi untuk mengarahkan arus lalu lintas dan membatasi daerah kepentingan lalu lintas." yang dalam artikel ini Sewa Rental Mobil Innova di Surabaya akan mengulas salah satunya saja—yaitu "Marka dengan Cat" yang sesuai dengan judul.

Marka jalan ini tentunya mempunyai standar atau ketentuan yang berlaku secara nasional (atau bahkan internasional) yang membuatnya bisa dipahami oleh siapa saja yang telah mempunyai SIM—karena pelajaran seperti ini biasanya muncul saat kita mengurus SIM. Untuk Anda atau mereka yang belum mempunyai SIM, mungkin bisa mempelajari dengan mengunduh Permen tersebut disini: tautan permen PDF atau membaca blog yang di dalamnya termuat ketentuan dan prosedur lengkap tentang tampilan fisik bentuk marka ini di jalan.
Meski ada kemungkinan pula pengetahuan tentang marka jalan ini diajarkan dalam kurikulum pelajaran sekolah seperti jaman dulu yang pernah ada pada Pelajaran PPKN (Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan). Untuk mereka yang telah mempunyai SIM termasuk Rental Sewa Mobil Pregio di Surabaya pun, rasanya juga perlu referensi juga sebagai pengingat bila suatu saat ada yang terlupa; meski sering berkendara di jalan pun tentunya akan membiasakan kita memahami berbagai marka tersebut 'diluar kepala' karena lebih akan langsung kepada praktiknya daripada hanya sekedar menghapal teori.

Tentang perwujudan dari marka cat ini sendiri, ada banyak sekali model marka. Misalnya saja seperti yang dijabarkan juga dalam (masih Pasal 1) Permen tadi:
2. Marka Membujur adalah Marka Jalan yang sejajar dengan sumbu jalan.
3. Marka Melintang adalah Marka Jalan yang tegak lurus terhadap sumbu jalan.
4. Marka Serong adalah Marka Jalan yang membentuk garis utuh yang tidak termasuk dalam pengertian Marka Membujur atau Marka Melintang, untuk menyatakan suatu daerah permukaan jalan yang bukan merupakan jalur lalu lintas kendaraan.
5. Marka Lambang adalah Marka Jalan berupa panah, gambar, segitiga, atau tulisan yang dipergunakan untuk mengulangi maksud rambu lalu lintas atau untuk memberitahu pengguna jalan yang tidak dapat dinyatakan dengan rambu lalu lintas.
6. Marka Kotak Kuning adalah Marka Jalan berbentuk segi empat berwarna kuning yang berfungsi melarang kendaraan berhenti di suatu area.
7. Jalur adalah bagian jalan yang dipergunakan untuk lalu lintas kendaraan.
8. Lajur adalah bagian jalur yang memanjang, dengan atau tanpa Marka Jalan, yang memiliki lebar cukup untuk dilewati satu kendaraan bermotor, selain sepeda motor.
9. Pulau Lalu Lintas adalah bagian jalan yang tidak dapat dilalui oleh kendaraan, dapat berupa Marka Jalan atau bagian jalan yang ditinggikan.

Membaca definisi di atas saja akan repot bila tidak mempunyai gambaran tentang bagaimana fisik marka tersebut. Jadi untuk lebih baiknya Anda bisa mengunduh berkas Peraturan Menteri tersebut pada tautan yang tadi diberikan, supaya isinya dapat dipelajari. Karena ada beberapa informasi penting terkait keselamatan dan kewajiban kita sebagai pengendara di jalan raya, termasuk Sewa Mobil Surabaya. Seperti marka cat jalan berikut ini:

[ gambar diambil dari screenshot Permen 34 tahun 2014 ]

[ gambar diambil dari screenshot Permen 34 tahun 2014 ]

[ gambar diambil dari screenshot Permen 34 tahun 2014 ]

[ gambar diambil dari screenshot Permen 34 tahun 2014 ]

[ gambar diambil dari screenshot Permen 34 tahun 2014 ]

[ gambar diambil dari screenshot Permen 34 tahun 2014 ]

[ gambar diambil dari screenshot Permen 34 tahun 2014 ]


Sekedar informasi pembaca blog Rental Sewa Mobil di Surabaya Barat, ada gambar-gambar dalam Peraturan Menteri tersebut yang ternyata mungkin cenderung tidak familiar dengan masyarakat sekitar Kota Surabaya karena mungkin tak pernah disosialisasikan. Kami menggunakan kata 'mungkin' disini dengan arti banyak/ambigu: bisa jadi pernah namun woro-woronya tak menjangkau banyak orang (sosial masyarakat) atau mungkin pernah disosialisasikan tetapi terlupa untuk diingat. Ada yang tahu arti rambu tertentu tetapi tak peduli. Misalnya saja pada gambar tangkapan Google Street Map dibawah ini.

Dan coba tebak, apakah seseorang yang memparkir motor ini tidak tahu saat dia melanggar marka garis zigzag dengan tanda dilarang berhenti tersebut:




Terlepas dari tahu atau tidaknya pengemudi motor akan arti marka cat pada jalan Tunjungan Surabaya tersebut, memang aturan baku secara teknis yang ditetapkan oleh Peraturan Menteri tadi benar-benar diterapkan di kawasan Surabaya untuk ketertiban lalu lintas, hanya kepatuhan warga terhadap marka cat serta rambu-rambu tersebut agaknya masih membuat pengguna jalan lainnya—termasuk Rental Sewa Mobil Livina di Surabaya dan pihak kepolisian geleng-geleng kepala.
Satu hal penting lain, perbedaan warna cat yang digunakan agaknya berlaku berbeda antara ketentuan di Indonesia dengan luar negeri—di Indonesia, marka cat berwarna kuning pada gambar tangkapan Google Maps tersebut mungkin perlu diperjelas juga dan dilakukan pengecatan ulang supaya marka jalannya bisa sejelas ini:

Marka jalan zigzag di jalan. image: patrick Neylan/commons.wikimedia.org
Semoga artikel Rental Sewa Mobil Murah di Surabaya ini bermanfaat.

Kamis, 12 Februari 2015

Pilih Zebra Cross atau Jembatan Penyeberangan?

Apa fungsi Zebra Cross dan Jembatan Penyeberangan?
Citra Trans - Sewa Rental Mobil Avanza di Surabaya melihat keduanya mempunyai fungsi yang mirip, hanya berbeda fisik. Jika Zebra Cross (Inggris: Cross Walk) melekat pada jalan karena berupa marka (mark = penanda), maka jembatan penyeberangan (Inggris: pedestrian overpass) lebih membutuhkan dana dalam pembangunannya karena memang secara fisik lebih terlihat, dan dari peruntukannya memang jelas berbeda. Citra Trans - Rental Mobil Livina di Surabaya melihat Zebra Cross bisa ditempatkan di mana saja, baik di ujung jalan dekat persimpangan (lebih bagus disitu) sedangkan jembatan penyeberangan ditempatkan dimana ada kepadatan arus lalu-lintas.

Zebra Cross. Image: Tom Thiel/commons.wikimedia.org

fortunerentcar.com - Sewaktu mengoprek UU no 22 tahun 2009 tentang Lalu-Lintas, Sewa Mobil Honda Mobilio di Surabaya mendapati beberapa pasal yang berkenaan dengan Zebra Cross dan Jembatan Penyeberangan ini. Ada beberapa pasal yang tersebar di beberapa bagian dalam UU tersebut yang bisa kita simak bersama:

Bagian Keenam - Fasilitas Pendukung
Pasal 45 : Fasilitas pendukung penyelenggaraan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan meliputi:
a. trotoar;
b. lajur sepeda;
c. tempat penyeberangan Pejalan Kaki;
d. Halte; dan/atau
e. fasilitas khusus bagi penyandang cacat dan manusia usia lanjut.

***Penjelasan:
Pasal 45 Ayat (1)
Huruf a : Cukup jelas.
Huruf b : Cukup jelas.
Huruf c : Yang dimaksud dengan “tempat penyeberangan” dapat berupa zebra cross dan penyeberangan yang berupa jembatan atau terowongan.

------------------------------

*Bagian Keenam*
Hak dan Kewajiban Pejalan Kaki dalam Berlalu Lintas
Pasal 131
(1) Pejalan Kaki berhak atas ketersediaan fasilitas pendukung yang berupa trotoar, tempat penyeberangan, dan fasilitas lain.
(2) Pejalan Kaki berhak mendapatkan prioritas pada saat menyeberang Jalan di tempat penyeberangan.
(3) Dalam hal belum tersedia fasilitas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Pejalan Kaki berhak menyeberang di tempat yang dipilih dengan memperhatikan keselamatan dirinya.

Pasal 132
(1) Pejalan Kaki wajib:
a. menggunakan bagian Jalan yang diperuntukkan bagi Pejalan Kaki atau Jalan yang paling tepi; atau
b. menyeberang di tempat yang telah ditentukan.
(2) Dalam hal tidak terdapat tempat penyeberangan yang ditentukan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b, Pejalan Kaki wajib memperhatikan Keselamatan dan Kelancaran Lalu Lintas.

***penjelasan:
Pasal 131
Ayat (1) : Yang dimaksud dengan “fasilitas lain” antara lain lampu yang ada tandanya bagi Pejalan Kaki.
Ayat (2) : Cukup jelas.
Ayat (3) : Cukup jelas.

Pasal 132
Cukup jelas.

-----------------------------------------------------

Selain itu Sewa Rental Mobil Pregio di Surabaya menemukan satu hal tentang pemberhentian kendaraan di tempat-tempat khusus yang berkenaan dengan Zebra Cross dan Jembatan Penyeberangan ini:

Paragraf 6 - Berhenti
Pasal 118
Selain Kendaraan Bermotor Umum dalam trayek, setiap Kendaraan Bermotor dapat berhenti di setiap Jalan, kecuali:
a. terdapat rambu larangan berhenti dan/atau Marka Jalan yang bergaris utuh;
b. pada tempat tertentu yang dapat membahayakan keamanan, keselamatan serta mengganggu Ketertiban dan Kelancaran Lalu Lintas dan Angkutan Jalan; dan/atau
c. di jalan tol.

***Penjelasan:
Pasal 118
Huruf a : Cukup jelas.
Huruf b : Yang dimaksud dengan “tempat tertentu yang dapat membahayakan” adalah:
a. tempat penyeberangan Pejalan Kaki atau tempat penyeberangan sepeda yang telah ditentukan;
b. jalur khusus Pejalan Kaki;
c. tikungan;
d. di atas jembatan;
e. tempat yang mendekati perlintasan sebidang dan persimpangan;
f. di muka pintu keluar masuk pekarangan;
g. tempat yang dapat menutupi Rambu Lalu Lintas atau Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas; atau
h. berdekatan dengan keran pemadam kebakaran atau sumber air untuk pemadam kebakaran.

Pedestrian Overpass (Jembatan Penyeberangan) di St. Louis, Missouri.
Image: Robert Lawton/commons.wikimedia.org


Memperhatikan pasal-pasal seperti ini adalah sama dengan memperhatikan sebuah buku teori, dimana hasil bacaan akan membingungkan bila tidak dicermati dengan seksama serta tidak dialami sendiri. Misalnya saja, akan hal-hal yang belum kita ketahui. Tapi penjelasannya sendiri adalah sesuatu yang logis dan masuk akal. Karena UU adalah hasil pemikiran banyak orang (anggota DPR), maka apa yang telah kita baca ini adalah hasil pemikiran banyak orang dari berbagai disiplin ilmu dan referensi. Citra Trans - Rental Sewa Mobil di Surabaya Barat sendiri menilai bahwa Undang-undang dibuat untuk menghindari ambigu dan hal-hal yang samar, jadi dibuat segamblangnya.

Jadi, kita sekarang mengetahui bersama bahwa ada pasal yang membahas tentang Zebra Cross atau Jembatan Penyeberangan; dan infrastruktur/prasarana ini adalah merupakan hak pejalan kaki yang harus dipenuhi pula. Sayangnya, di beberapa tempat Citra Trans - Sewa Rental Mobil Innova di Surabaya masih menemui bahwa hak pejalan kaki ini masih tergerus oleh pengemudi liar yang menyerobot, atau tidak mengindahkan hak pejalan kaki. Di lain sisi, ternyata kita juga melihat ada pejalan kaki yang menyeberang jalan sembarangan. Kesadaran bersama diperlukan ketimbang sekedar "sanksi" dan undang-undang yang ternyata sama sekali tidak meresap di kepala banyak orang Indonesia karena kewajiban dan hak yang seimbang akan membuat kita saling menghargai satu dengan lainnya. Ataukah, ketegasan sanksi yang termaktub dalam undang-undang dibutuhkan untuk sebuah keteraturan. Mungkin bisa jadi begitu pula.

Senin, 05 Januari 2015

Mobil dan Jembatan Layang (II-habis): Faktor-faktor

fortunerentcar.com - Jika pada artikel sebelumnya kita berhadapan dengan keseimbangan motor, maka pada lanjutan artikel ini Sewa Rental Mobil Murah di Surabaya akan membahas tentang hal-hal yang berpotensi timbulnya kecelakaan lalu-lintas pada flyover atau jembatan layang, baik motor dengan mobil; atau motor dengan motor.


Larangan motor naik Flyover. Image: ridertua.com/wordpress

Hal-hal tersebut diantaranya adalah:
1. Angin kencang. Kecepatan angin diatas flyover memang kencang. Hal ini bisa terjadi karena minimnya penghalang bagi arus angin. Jika ada angin kencang menyergap tiba-tiba, maka bisa jadi akan membahayakan bagi pengendara motor. Apalagi bila kita melewati jembatan Suramadu, larangan melintas dan penutupan akan sangat terasa bila angin berada di kecepatan diatas 40 km/jam. Untuk mobil masih ditoleransi pada kecepatan angin 60 km/jam.
2. Keseimbangan. Keseimbangan pada motor memang dipengaruhi karena berbagai hal. Salah satunya seperti yang disebutkan pada poin pertama yaitu angin. Motor merupakan kendaraan roda dua dengan keseimbangan yang akan sangat tergantung dengan keterampilan pengemudinya. Yang lainnya telah disebutkan pada artikel Rental Sewa Mobil Avanza di Surabaya sebelumnya.
3. Sempitnya jalan. Problem sempitnya jalan adalah salah satu faktor penting. Karena jalan pada flyover kebanyakan hanya untuk satu mobil dua jalur (saling berlawanan) yang tidak bisa saling menyusul. Jika ditambah dengan motor alangkah sesaknya dan rawan kecelakaan. Sewa Rental Mobil Innova di Surabaya menemukan berita online tentang terjadinya kecelakaan di flyover berikut ini:
4. Tiadanya pembatas. Tiadanya pembatas ini menjadi tolok ukur penting penyebab motor tak bisa bercampur dengan mobil di jembatan layang. Motor sangat mudah sempoyongan karena kecepatan angin atau apapun. Jadi dikhawatirkan akan membahayakan pengendara mobil. Namun, motor diperbolehkan untuk meluncur pada jembatan Suramadu dan tol laut Benoa-Bali. Karena di sana terdapat jalur khusus mobil dan motor, serta tersekatnya jalur itu oleh pagar pembatas. Setidaknya, bila motor berjalan sempoyongan dan oleng, dia tidak mengganggu jalur mobil.

Salahsatu viaduk di Jepang. Image: Saigen Jiro/commons.wikimedia.org


Mengenai motor yang naik ke jembatan layang, memang pada dasarnya hal ini membahayakan pengemudi mobil yang melintas jalan layang; termasuk Rental Sewa Mobil Honda Mobilio di Surabaya pula. Namun polisi mempunyai alasan lain yaitu untuk mengurai kemacetan yang biasa terjadi pada jam-jam berangkat dan pulang kantor. Kita bisa melihat, bahwa kecepatan saat jalan mengalami kepadatan ini berkisar diantara pukul 06.30 — 08.30 (pagi) serta 16.00 — 18.00 (petang). Saat itu kecepatan di kedua ujung jembatan layang pasti melambat, dan tidak ada peluang bagi motor untuk menambah kecepatan dengan menaikkan gas, karena malah akan bisa menabrak kendaraan di depannya!

Dan bila lalu lintas telah lancar kembali, tentunya polisi yang bertugas pun akan berkoordinasi untuk melarang motor naik melewati jembatan layang itu lagi. Jadi, Sewa Rental Mobil Pregio di Surabaya menilai, tak ada yang perlu dikhawatirkan atas keputusan polisi ini. Karena pastinya telah berkoordinasi pula dengan dinas perhubungan tentang bagaimana baiknya. Menurut Sewa Mobil Murah di Surabaya, yang perlu dikhawatirkan adalah membandelnya para pengendara motor di luar jam sibuk tersebut; bermain 'kucing-kucingan' dengan polisi untuk mencari shortcut (jalan pintas) demi mengirit bensinnya. Atau sekedar aksi sekedar gagah-gagahan di jalan raya.

Anda bisa juga membaca berita referensi berikut:
http://motor.otomotifnet.com/read/2014/01/30/347044/122/14/Ini-Alasan-Jalan-Layang-Non-Tol-Bukan-Untuk-Motor
http://kelanakota.suarasurabaya.net/news/2014/134524-Pengendara-Motor-Tewas-di-Atas-Fly-Over-Pasar-Kembang
http://bonsaibiker.com/2014/09/26/pemotor-nekat-trabas-larangan-lewat-fly-over-ditabrak-mobil-hingga-boncenger-terlempar-dari-jembatan/

Senin, 29 Desember 2014

Mobil dan Jembatan Layang (Flyover) -- Bagian I

Jembatan layang (flyover) memang identik dengan solusi kemacetan. Karena biasanya atas dasar itulah ia dibangun. Armada Sewa Rental Mobil Pregio di Surabaya pun sering melewatinya tanpa masalah, karena memang tak ada larangan bagi mobil untuk menggunakannya. Terutama saat jam-jam sibuk dan padat. Beberapa waktu lalu di Surabaya ada jalur layang baru, yang terletak diantara jalan Pasar Kembang-Diponegoro. Bisa jadi, jalur flyover ini nantinya juga tertutup untuk motor seperti jalan layang lainnya di Surabaya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Kasatlantas Polresta Pekanbaru dalam link berikut ini:
http://satlantasrestapku.blogspot.com/p/motor-akan-dilarang-lewat-flyover.html


Flyover di Jerman. Image: Immanuel Giel/commons.wikimedia.org

Rental Sewa Mobil Livina di Surabaya menemukan ada beberapa alasan dari banyak keterangan yang pernah digali di dunia maya. Salah satu yang banyak diulas adalah masalah keseimbangan. Misalnya saja bila kita menemui sambungan jembatan yang seperti celah antar bagian jembatan. Dalam pembangunan struktur jembatan, celah ini dibutuhkan untuk mencegah rusaknya badan jalan karena pemuaian. Pemuaian sendiri selain terjadi karena sinar matahari, juga karena lalu-lalang kendaraan yang lewat. Pengalaman Sewa Rental Mobil Avanza di Surabaya sendiri yaitu pernah menjumpai celah dengan lubang cukup dalam di Jembatan Layang Mayangkara Surabaya; entah itu rusak atau terkikis, yang pasti akan memaksa pengemudi kendaraan melambatkan kendaraannya. Baik itu mobil atau motor. Tetapi bila Anda mengebut menggunakan motor, maka bisa dipastikan akan bisa membuat terpental.

Rental Mobil Innova di Surabaya menemukan bahwa dalam mengendarai motor amat banyak tekniknya. Mulai dari teknik pengereman yang tidak boleh sembarangan, cara menikung dan lain-lain. Padahal, populasi motor di negara kita ini cukup banyak. Jadi berkendara ke manapun, Sewa Rental Mobil di Surabaya Barat selalu bertemu dengan pengendara motor. Kecuali di jalan tol tentunya ^_^. Ada pengemudi yang baik dan taat azas. Sekilas penilaian bisa dilihat dari kecepatannya, dan bagaimana dia berhenti serta jalan di lampu merah. Juga bagaimana dia menyalip; dan berhenti di palang kereta api. Juga bagaimana dia menaati setiap rambu-rambu di jalan. Tapi dari penilaian Sewa Rental Mobil Murah di Surabaya, ada banyak pula pengendara yang semaunya saja yang seperti tidak peduli akan keselamatan orang lain.

Penampilan fisik motor berbeda dengan mobil. Kecuali motor roda tiga mestinya, seperti Can Am. Jadi, butuh keterampilan lebih untuk mengendarai motor. Sikap refleks dan tidak mudah panik pun bisa jadi sangat membantu. Pasalnya ada banyak hal yang dapat mengganggu konsentrasi kita di jalan raya. Dan ada yang bisa membuat kita banting setir mendadak. Sebagai contoh, Rental Sewa Mobil Murah di Surabaya pernah mengalami "pelemparan batu" dari samping.

Batu bisa saja terlempar dengan kerasnya apabila setelah terlepas dari tekanan yang kuat lalu didorong perputaran roda. Bukan dari kendaraan kita, tetapi sangat mungkin berasal dari kendaraan lain. Setelah terlepas lalu meluncur mengenai helm, kaget dan menimbulkan refleks yang keliru. Resiko kecelakaan bisa terjadi saat itu juga. Berbeda dengan kaca mobil yang cenderung tidak langsung mengenai material di kepala seperti halnya helm. Helm ini langsung merambatkan bunyi ke telinga kita, jadi akan menambah keras bunyi batu tersebut. Bila Anda cenderung mudah kaget, ini akan menambah runyam situasi yang imbasnya langsung pada kendaraan yang kita tunggangi.


Lalu lintas pada Jembatan Mayangkara. Image: jawapos.com

Lain halnya pada pengendara mobil. Jika kita terkejut lalu banting setir, bisa jadi akan banyak komponen yang bisa menahan dari terpentalnya kita. Meski tidak selalu menjamin keselamatan pula. Ada sabuk pengaman, airbag, dan perlindungan jendela. Karena seringkali, kaca mobil melindungi kita dari terseraknya kaca. Keselamatan kita adalah milik kita sendiri, namun penyebab kita tidak selamat dalam berkendara bisa jadi diakibatkan oleh orang lain selain dari kita sendiri. Marilah kita dan Sewa Rental Mobil Honda Mobilio di Surabaya sama-sama menjaga ketertiban berkendara agar terhindar dari segala mara bahaya.

Rabu, 19 November 2014

Infrastruktur dan Persewaan Mobil

Jika ditanyakan: apa hubungan antara persewaan mobil seperti Sewa Rental Mobil Innova di Surabaya dengan infrastruktur penunjang? Mungkin akan banyak. Bila Anda berkeliling ke daerah kota Sidoarjo ke barat hingga tembus ke Mojokerto (arah ke kota Jombang atau Nganjuk), pastinya akan menjumpai jembatan tol yang melintasi Sungai Brantas. Disebut jembatan tol karena sebelumnya, kendaraan yang akan melintas melewati jembatan ini akan dikenai tarif seperti tol. Selain itu, ada beberapa jembatan lain yang terhubung melalui beberapa jalan di sebelah barat; juga melintasi sungai yang sama. Pemungutan tarif tersebut dibebaskan beberapa kemudian; jadi ketika kita melewati Jembatan Tol ini sekarang pastinya akan tanpa bayar alias gratis.

Perhatikan peta jembatan tol tersebut dibawah ini:





Bicara soal Jembatan Tol, jembatan berjenis ini agaknya dibuat sangat kuat hingga konstruksinya akan bertahan selama beberapa dasawarsa (bahkan sampai dalam hitungan abad). Bandingkan dengan jembatan biasa tanpa tarif seperti pada jembatan Comal sebagai penghubung lalu-lintas Jawa Barat (Jakarta) dan Jawa Tengah (Semarang) yang kapasitasnya hanya dibatasi sampai beberapa ton saja per kendaraan; sedangkan untuk Jembatan Tol seperti ini, tengok saja ada berapa kendaraan yang melintas tiap harinya... bahkan banyak diantaranya kendaraan ini didominasi trailer dan bus serta truk. Karena jembatan tersebut menghantarkan arus dari Surabaya ke barat (Mojokerto, Jombang, Kediri, Nganjuk, Tulungagung sampai ke Yogyakarta atau Solo). Meski berdasar pantauan Rental Sewa Mobil Honda Mobilio di Surabaya alternatif untuk jembatan ini ada beberapa di sebelah barat atau timurnya (kira-kira 2-5 km), tapi untuk mencapai jalan ini kita perlu memutar agak jauh. Kira-kira satu jam, hingga kembali ke jalur aslinya yaitu di Bypass Surabaya - Mojokerto.

Namun, dibandingkan dengan apa yang terjadi pada berita berikut ini:
http://www.antaranews.com/berita/454716/kerusakan-jembatan-comal-berdampak-ke-tarif-bus
Ketika sebuah jembatan berfungsi sangat vital, agaknya dipertimbangkan dibangun lebih dari satu di jalan perintis yang agak berdekatan. Ini berfungsi sebagai alternatif jembatan utama yang menampung lebih banyak muatan. Yang Sewa Rental Mobil Murah di Surabaya lihat pada kasus Jembatan Comal ini sangat parah sehingga mengganggu kelancaran arus lalu-lintas dari Barat ke Timur dan sebaliknya. Bila Rental Sewa Mobil di Surabaya Barat cermati beritanya, rute berputarnya sampai akhirnya tiba di Semarang ini sangat parah selisihnya... hingga memakan dua-tiga kali dari waktu tempuh awalnya. Gila nggak?

Perbaikan Jembatan Comal, Jawa Tengah. Image: tribunnews.com

Untuk mencegah kerugian, maka tarif bus naik sekian persen (kenaikan hanya di kisaran bus non-ekonomi). Bila perusahaan otobus yang juga menyediakan dua kelas kelas non-ekonomi dan ekonomi mungkin tidak akan ada masalah karena bisa subsidi silang. Tetapi, ini akan memberatkan perusahaan otobus yang hanya menyediakan kelas ekonomi. Jika dikalkulasi, untuk satu kali rute penumpang ditarif sekian puluh ribu hingga ratusan ribu tergantung jauh dekatnya. Yang tentu saja dari setiap bus ini tidak penuh hingga 100% karena banyaknya antrian bus yang ada dibelakangnya. Sehingga, bus tersebut memperoleh tambahan penumpangnya di perjalanan.

Hanya saja, bagaimana jika ini terjadi pada trayek yang akan dituju pelanggan Sewa Rental Mobil Livina di Surabaya? Tentunya akan rugi besar ketika mereka menggunakan kendaraan yang kenyamanannya terukur berdasarkan terawatnya armada dalam kesehariannya. Mengapa rugi besar? Karena apa yang pelanggan bayarkan tidak berdasar panjang-pendek dari sebuah rute yang akan ditempuh, tetapi berdasarkan setengah harian atau seharian. Bila jarak tempuh awalnya dapat dicapai dalam 12 jam tetapi molor hingga dua hari dua malam, tentu akan memberatkan pelanggan Rental Sewa Mobil Livina di Surabaya bila dipikir.

Jembatan timbang untuk mengetahui bobot kendaraan. Seharusnya tiap mobil berat (bus, truk, dan trailer) melalui jembatan ini. Tentunya, kejujuran petugas juga harus dikedepankan guna menghindari suap yang merembet pengguna jalan lainnya. Image: bidikberita.com

Dan, bila suatu saat Anda mengalami kejadian seperti ini pas sedang menyewa jasa Sewa Mobil Surabaya, tentunya akan sedih, dan merasa jengkel. Karena, sebenarnya untuk Harga Sewa Mobil Surabaya sendiri telah ditekan. Ingat pula saat Anda bisa bepergian bersama-sama dalam satu mobil untuk beberapa orang, dibandingkan dengan naik bus dimana Anda harus membayar masing-masing per-individu. Salah satu cara untuk menghindarinya adalah tetap update pada berita terkini di media apapun. Di televisi, di radio, dan di website. Sehingga, kita akan lebih waspada dan tidak akan merasa rugi. Mungkin bisa jadi akan memilih kereta api :). Hehe... Tapi, kembali lagi pada pelayan publik yang berwewenang... Harusnya lebih tegas menindak supaya infrastruktur kita lebih awet, karena kebanyakan keamburadulan infrastruktur kita baik jembatan atau jalan adalah karena kelebihan tonase atau muatan. Kalau rusak begini, malah lebih membengkak kerugiannya daripada menindak beberapa oknum perusahaan yang bandel. Dan kebawelan oknum ini akhirnya merembet ke semua lini disribusi barang serta transportasi, termasuk ke Rental Sewa Mobil Murah di Surabaya nantinya.

Jumat, 10 Oktober 2014

Pembuntuan Jalan dan Alih Fungsi Jalan

Sewa Rental Mobil Avanza di Surabaya menelusuri komplain tentang pembuntuan jalan yang digunakan untuk hajatan di media berita semacam ini: link komplain warga; di beberapa sumber lainnya seperti forum, ada juga netizen yang menggerutu karena pembuntuan jalan: link kaskus tentang penutupan jalan.

Lalu ada pula berita imbauan seorang petugas polisi seperti pada link berikut ini: link Yuriko tentang penutupan jalan. Tak hanya jalan raya, yang mencengangkan lagi ada pendirian tenda di sekitaran rel kereta api dan beruntungnya rel tersebut adalah rel baru yang belum digunakan:

Pembuntuan jalan. Image: 9ethuk.wordpress.com

Dalam beberapa forum dan sentilan media sosial kita seringkali ada yang mengeluhkan jalan raya atau jalan besar yang beralih fungsi, tidak nyaman digunakan lagi karena banyak hal. Diantaranya adalah:
* Lokasi Demonstrasi
* Penggalangan Massa
* Hajatan (Pernikahan)
* Tempat Berjualan
* Tempat Ngetem Angkot
* Lalu Lalang Hewan Ternak
* Tempat Parkir
dll.

Selain tiga poin teratas, biasanya tak ada kejelasan soal perizinannya sehingga rawan bermasalah dengan pemakai jalan yang lain. Meski tak jarang ditemui pula ketiga contoh teratas ini mengabaikan kewajiban izin dinas terkait dengan kepentingannya menggunakan media jalan untuk kegiatannya tersebut.

Baik berizin atau tidak, pada kenyataannya orang yang terganggu akan kegiatan yang menggunakan badan jalan tersebut adalah para pengguna jalan umumnya. Sewa Mobil Innova di Surabaya bahkan menjumpai sebuah pegelaran hajatan yang menyita lebih dari 2/3 badan jalan, atau bahkan dibuntu sehingga pengguna jalan harus mencari jalan lain. Tentunya ini sangat menjengkelkan. Mungkin akan dimaklumi bila penyelenggaranya adalah keluarga yang kurang berada. Tapi bila tenda pernikahan tersebut terlihat mewah, maka kesannya akan lebih menjengkelkan. Mengapa tidak sewa gedung saja daripada menggunakan fasilitas jalan yang notabene milik umum. Apakah lantas tidak mematikan pencaharian mereka atau sekedar penumpang yang bertumpu pada jalan tersebut?
Misalnya saja:
* Angkot yang memutar jauh dari jalur trayek yang sebenarnya.
* Pengayuh becak yang harus berputar jauh.
* Pedagang di sekitar kejadian yang harus terkurangi omzetnya gara-gara orang yang akan melewati jalan tersebut (yang bisa saja adalah calon pembeli) harus mengambil jalan lain.
* Penumpang angkot atau becak yang akan turun setelah tempat hajatan tak bisa turun di tempat yang pas.

Yah, tapi bagaimanapun... susah pula bila tak ada komplain aduan. Belum lagi, ada pemikiran: bagaimana nantinya bila suatu saat terpaksa akan mengadakan seperti itu di hajatan yang akan digelar? Jadinya, ya bersikap pasrah berjamaah. Kondisi-kondisi seperti ini sudah dipikirkan oleh Sewa Rental Mobil Pregio di Surabaya. Ketika seorang pelanggan meminta untuk dijemput di suatu tempat, Rental Sewa Mobil Livina di Surabaya selalu berusaha untuk datang tepat waktu, bahkan datang lebih awal adalah sikap kami dalam menghadapi hal-hal semacam ini. Meskipun juga, ada aturan "tidak tertulis" yang perlu dipahami: Agaknya jarang sekali budaya 'membuntu jalan' ini terdapat di rumah pinggir jalan raya (meskipun ada pula di kota-kota tertentu).

Sewa Rental Mobil di Surabaya Barat menghimbau supaya kedepannya, pengaturan untuk alternatif jalan yang tertutup ini semakin diperhatikan, agar Rental Sewa Mobil Baru di Surabaya tidak lagi menemui pelanggan yang cemas karena jalan-jalan yang tertutup ini. Jalan umum mungkin mudah dihapal, karena profesionalitas seorang sopir. Hanya saja, jalan alternatif pengganti tentunya akan mudah dilalui jika saja rambu-rambu untuk arah di sepanjang jalan terlihat jelas meskipun tanpa bantuan manusia untuk mengarahkan. Karena biasanya, seorang sopir pun was-was pula menghindari seorang manusia di tengah jalan bila jalan itu sempit. Tentunya, dengan koordinasi dan penanganan yang baik semua akan menerima hal-hal yang baik pula, termasuk pelanggan Rental Mobil Honda Mobilio di Surabaya

Namun Sewa Mobil Surabaya juga mengapresiasi sikap polisi pada berita berikut ini: http://bengkulu.antaranews.com/berita/26282/polres-larang-penutupan-jalan-untuk-acara-hajatan

Karena jalan dipakai oleh banyak pihak dan merupakan hasil sumbangan dari banyak pihak pula lewat kewajiban pajak yang terbayar. Dan semoga akan terpetik solusi yang baik untuk kenyamanan bersama nantinya; supaya... sama seperti Anda, Rental Sewa Mobil Murah di Surabaya tak menjumpai lagi keluhan dikemudian hari.