Tampilkan postingan dengan label tolok ukur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tolok ukur. Tampilkan semua postingan

Selasa, 08 Desember 2015

Global Peace Index dan Imbasnya

Sewa mobil surabaya Global Peace index adalah skala global dari negara-negara di dunia untuk memetakan gradien wilayah paling aman hingga wilayah paling berkonflik. Jika kita melihat url berikut ini: https://en.wikipedia.org/wiki/Global_Peace_Index, kita bisa tahu secara sepintas dengan melihat grafis (warna indikator) bahwa di tahun 2014 Negara Indonesia masih tergolong aman karena dilabel warna teal (hijau kebiruan) pucat. Sedangkan warna negara-negara yang beresiko tadi dilabel chili red (merah cabe), dimana kita masih sering menjumpai konflik (bersenjata) di kawasan tersebut.

Global Peace Index. image: commons.wikimedia.org/Spesh531


Apa pengaruhnya jika kita melihat Global Peace Index ini?
Indeks ini dikeluarkan oleh The Institute for Economics, yang penilaiannya berasal dari banyak hal; meliputi: konflik internal dan eksternal, aktivitas teroris, stabilitas politik, kriminal, kejahatan, relasi dengan negara tetangga, bunuh diri, demonstrasi, perbandingan antara publik dan napi dalam penjara, dan lain-lain. Sewa Rental Mobil Murah di Surabaya melihat ini sebagai tatanan global yang sedikit banyak berpengaruh di dalam negeri Indonesia. Apalagi bila negara-negara yang baik aman atau berkonflik tersebut mempunyai hubungan dengan Indonesia. Karena ada beberapa hal yang bisa terjadi seperti efek domino. Sewa Rental Mobil Innova di Surabaya pun tak sekali-dua kali mendapat tamu orang asing yang sedang berkepentingan di Surabaya atau Jawa Timur. Jika asal tamu tersebut dari negara-negara yang relatif damai, maka dalam pengantarannya pun bisa seperti tanpa beban dan rasa was-was. Betul?

Berbeda dengan kenyataan di luar, Rental Sewa Mobil Livina di Surabaya berpendapat bahwa Indonesia perlu membuat indeks seperti ini untuk ditunjukkan kepada publik. Jika indeks internasional tadi disusun per-negara untuk indikatornya, maka indeks dalam negeri bisa disusun per-provinsi. Siapakah yang menerbitkan? Bisa saja BPS. Misalnya saja pada website BPS kita bisa melihat data tentang "Persentase Penyelesaian Tindak Pidana Menurut Kepolisian Daerah, 2000-2013" yang dapat kita akses pada tautan url: http://www.bps.go.id/linkTabelStatis/view/id/1575
Tak ada yang salah dalam data tersebut. Tapi tentunya kita akan membutuhkan sedikit waktu untuk mencermati angka-angka dengan detil. Jika kita melihat penyajian data dari Indeks Global tersebut yang penuh warna, orang akan mudah melihat secara sekilas saja karena mudah dicerna. Memang data yang disajikan tidak detil, tapi cukup representatif dan penting. Lagipula, data yang tampil dalam bentuk warna tersebut adalah gambaran general dari berbagai macam aspek.

Oke, kita tinggalkan pemikiran tentang penyajian data tersebut. Hanya, tolok ukur yang disajikan dari sebuah data seperti indeks tersebut bisa penting terhadap kemajuan industri serta hal yang berkaitan dengannya. Rental Sewa Mobil Murah di Surabaya membayangkan jika negara kita termasuk yang memiliki label merah menurut indeks tersebut, mungkin akan menyulitkan sebuah usaha untuk berkembang bahkan akan membuat takut pengusaha yang akan berinvestasi. Sewa Rental Mobil Avanza di Surabaya pun agaknya lebih bersyukur tinggal di kawasan yang relatif damai dengan sedikit gejolak seperti di Kota Surabaya karena mengantarkan tamu pun menjadi hal yang mudah dan bila pun ada sedikit masalah, hal itu tidak berkembang menjadi serius.

Sebagai contoh bila ada kebakaran pasar dekat dengan rute yang dilalui. Tentu sebagai rental mobil yang baik Rental Sewa Mobil Pregio di Surabaya akan mengantarkan tamunya melewati jalan lain yang berdekatan, menghindari debu dan asap dari kebakaran pasar tersebut. Lagipula di suatu wilayah yang terjadi kebakaran sangat mungkin dijumpai gerombolan orang yang melihat di kejauhan atau malah bergotong-royong membantu mengguyur air atau pasir demi memadamkan api. Di tempat tersebut diprediksi akan lewat mobil pemadam kebakaran yang cukup besar. Nah, jika kita tetap bersikukuh lewat lokasi kebakaran ini kemungkinannya akan merepotkan sebagian besar orang dalam memadamkan api tadi. Apalagi jika kebakaran tersebut ternyata ditimbulkan oleh bahan peledak atau bom.

Ilustrasi kebakaran pasar. image: rmol.co

Semoga kedamaian di negara kita akan terus terjaga, begitu pula di negara lain. Karena imbasnya akan bisa terasa secara langsung maupun tidak. Tak cepat berlalu dari ingatan kita akan masuknya para pengungsi dari negara berkonflik beberapa waktu lalu. Karena Sewa Mobil Honda Mobilio di Surabaya dan kita semua menyadari, bahwa untuk berkembang dan berusaha yang baik membutuhkan perdamaian dan stabilitas kawasan.

Senin, 05 Januari 2015

Mobil dan Jembatan Layang (II-habis): Faktor-faktor

fortunerentcar.com - Jika pada artikel sebelumnya kita berhadapan dengan keseimbangan motor, maka pada lanjutan artikel ini Sewa Rental Mobil Murah di Surabaya akan membahas tentang hal-hal yang berpotensi timbulnya kecelakaan lalu-lintas pada flyover atau jembatan layang, baik motor dengan mobil; atau motor dengan motor.


Larangan motor naik Flyover. Image: ridertua.com/wordpress

Hal-hal tersebut diantaranya adalah:
1. Angin kencang. Kecepatan angin diatas flyover memang kencang. Hal ini bisa terjadi karena minimnya penghalang bagi arus angin. Jika ada angin kencang menyergap tiba-tiba, maka bisa jadi akan membahayakan bagi pengendara motor. Apalagi bila kita melewati jembatan Suramadu, larangan melintas dan penutupan akan sangat terasa bila angin berada di kecepatan diatas 40 km/jam. Untuk mobil masih ditoleransi pada kecepatan angin 60 km/jam.
2. Keseimbangan. Keseimbangan pada motor memang dipengaruhi karena berbagai hal. Salah satunya seperti yang disebutkan pada poin pertama yaitu angin. Motor merupakan kendaraan roda dua dengan keseimbangan yang akan sangat tergantung dengan keterampilan pengemudinya. Yang lainnya telah disebutkan pada artikel Rental Sewa Mobil Avanza di Surabaya sebelumnya.
3. Sempitnya jalan. Problem sempitnya jalan adalah salah satu faktor penting. Karena jalan pada flyover kebanyakan hanya untuk satu mobil dua jalur (saling berlawanan) yang tidak bisa saling menyusul. Jika ditambah dengan motor alangkah sesaknya dan rawan kecelakaan. Sewa Rental Mobil Innova di Surabaya menemukan berita online tentang terjadinya kecelakaan di flyover berikut ini:
4. Tiadanya pembatas. Tiadanya pembatas ini menjadi tolok ukur penting penyebab motor tak bisa bercampur dengan mobil di jembatan layang. Motor sangat mudah sempoyongan karena kecepatan angin atau apapun. Jadi dikhawatirkan akan membahayakan pengendara mobil. Namun, motor diperbolehkan untuk meluncur pada jembatan Suramadu dan tol laut Benoa-Bali. Karena di sana terdapat jalur khusus mobil dan motor, serta tersekatnya jalur itu oleh pagar pembatas. Setidaknya, bila motor berjalan sempoyongan dan oleng, dia tidak mengganggu jalur mobil.

Salahsatu viaduk di Jepang. Image: Saigen Jiro/commons.wikimedia.org


Mengenai motor yang naik ke jembatan layang, memang pada dasarnya hal ini membahayakan pengemudi mobil yang melintas jalan layang; termasuk Rental Sewa Mobil Honda Mobilio di Surabaya pula. Namun polisi mempunyai alasan lain yaitu untuk mengurai kemacetan yang biasa terjadi pada jam-jam berangkat dan pulang kantor. Kita bisa melihat, bahwa kecepatan saat jalan mengalami kepadatan ini berkisar diantara pukul 06.30 — 08.30 (pagi) serta 16.00 — 18.00 (petang). Saat itu kecepatan di kedua ujung jembatan layang pasti melambat, dan tidak ada peluang bagi motor untuk menambah kecepatan dengan menaikkan gas, karena malah akan bisa menabrak kendaraan di depannya!

Dan bila lalu lintas telah lancar kembali, tentunya polisi yang bertugas pun akan berkoordinasi untuk melarang motor naik melewati jembatan layang itu lagi. Jadi, Sewa Rental Mobil Pregio di Surabaya menilai, tak ada yang perlu dikhawatirkan atas keputusan polisi ini. Karena pastinya telah berkoordinasi pula dengan dinas perhubungan tentang bagaimana baiknya. Menurut Sewa Mobil Murah di Surabaya, yang perlu dikhawatirkan adalah membandelnya para pengendara motor di luar jam sibuk tersebut; bermain 'kucing-kucingan' dengan polisi untuk mencari shortcut (jalan pintas) demi mengirit bensinnya. Atau sekedar aksi sekedar gagah-gagahan di jalan raya.

Anda bisa juga membaca berita referensi berikut:
http://motor.otomotifnet.com/read/2014/01/30/347044/122/14/Ini-Alasan-Jalan-Layang-Non-Tol-Bukan-Untuk-Motor
http://kelanakota.suarasurabaya.net/news/2014/134524-Pengendara-Motor-Tewas-di-Atas-Fly-Over-Pasar-Kembang
http://bonsaibiker.com/2014/09/26/pemotor-nekat-trabas-larangan-lewat-fly-over-ditabrak-mobil-hingga-boncenger-terlempar-dari-jembatan/

Senin, 29 Desember 2014

Mobil dan Jembatan Layang (Flyover) -- Bagian I

Jembatan layang (flyover) memang identik dengan solusi kemacetan. Karena biasanya atas dasar itulah ia dibangun. Armada Sewa Rental Mobil Pregio di Surabaya pun sering melewatinya tanpa masalah, karena memang tak ada larangan bagi mobil untuk menggunakannya. Terutama saat jam-jam sibuk dan padat. Beberapa waktu lalu di Surabaya ada jalur layang baru, yang terletak diantara jalan Pasar Kembang-Diponegoro. Bisa jadi, jalur flyover ini nantinya juga tertutup untuk motor seperti jalan layang lainnya di Surabaya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Kasatlantas Polresta Pekanbaru dalam link berikut ini:
http://satlantasrestapku.blogspot.com/p/motor-akan-dilarang-lewat-flyover.html


Flyover di Jerman. Image: Immanuel Giel/commons.wikimedia.org

Rental Sewa Mobil Livina di Surabaya menemukan ada beberapa alasan dari banyak keterangan yang pernah digali di dunia maya. Salah satu yang banyak diulas adalah masalah keseimbangan. Misalnya saja bila kita menemui sambungan jembatan yang seperti celah antar bagian jembatan. Dalam pembangunan struktur jembatan, celah ini dibutuhkan untuk mencegah rusaknya badan jalan karena pemuaian. Pemuaian sendiri selain terjadi karena sinar matahari, juga karena lalu-lalang kendaraan yang lewat. Pengalaman Sewa Rental Mobil Avanza di Surabaya sendiri yaitu pernah menjumpai celah dengan lubang cukup dalam di Jembatan Layang Mayangkara Surabaya; entah itu rusak atau terkikis, yang pasti akan memaksa pengemudi kendaraan melambatkan kendaraannya. Baik itu mobil atau motor. Tetapi bila Anda mengebut menggunakan motor, maka bisa dipastikan akan bisa membuat terpental.

Rental Mobil Innova di Surabaya menemukan bahwa dalam mengendarai motor amat banyak tekniknya. Mulai dari teknik pengereman yang tidak boleh sembarangan, cara menikung dan lain-lain. Padahal, populasi motor di negara kita ini cukup banyak. Jadi berkendara ke manapun, Sewa Rental Mobil di Surabaya Barat selalu bertemu dengan pengendara motor. Kecuali di jalan tol tentunya ^_^. Ada pengemudi yang baik dan taat azas. Sekilas penilaian bisa dilihat dari kecepatannya, dan bagaimana dia berhenti serta jalan di lampu merah. Juga bagaimana dia menyalip; dan berhenti di palang kereta api. Juga bagaimana dia menaati setiap rambu-rambu di jalan. Tapi dari penilaian Sewa Rental Mobil Murah di Surabaya, ada banyak pula pengendara yang semaunya saja yang seperti tidak peduli akan keselamatan orang lain.

Penampilan fisik motor berbeda dengan mobil. Kecuali motor roda tiga mestinya, seperti Can Am. Jadi, butuh keterampilan lebih untuk mengendarai motor. Sikap refleks dan tidak mudah panik pun bisa jadi sangat membantu. Pasalnya ada banyak hal yang dapat mengganggu konsentrasi kita di jalan raya. Dan ada yang bisa membuat kita banting setir mendadak. Sebagai contoh, Rental Sewa Mobil Murah di Surabaya pernah mengalami "pelemparan batu" dari samping.

Batu bisa saja terlempar dengan kerasnya apabila setelah terlepas dari tekanan yang kuat lalu didorong perputaran roda. Bukan dari kendaraan kita, tetapi sangat mungkin berasal dari kendaraan lain. Setelah terlepas lalu meluncur mengenai helm, kaget dan menimbulkan refleks yang keliru. Resiko kecelakaan bisa terjadi saat itu juga. Berbeda dengan kaca mobil yang cenderung tidak langsung mengenai material di kepala seperti halnya helm. Helm ini langsung merambatkan bunyi ke telinga kita, jadi akan menambah keras bunyi batu tersebut. Bila Anda cenderung mudah kaget, ini akan menambah runyam situasi yang imbasnya langsung pada kendaraan yang kita tunggangi.


Lalu lintas pada Jembatan Mayangkara. Image: jawapos.com

Lain halnya pada pengendara mobil. Jika kita terkejut lalu banting setir, bisa jadi akan banyak komponen yang bisa menahan dari terpentalnya kita. Meski tidak selalu menjamin keselamatan pula. Ada sabuk pengaman, airbag, dan perlindungan jendela. Karena seringkali, kaca mobil melindungi kita dari terseraknya kaca. Keselamatan kita adalah milik kita sendiri, namun penyebab kita tidak selamat dalam berkendara bisa jadi diakibatkan oleh orang lain selain dari kita sendiri. Marilah kita dan Sewa Rental Mobil Honda Mobilio di Surabaya sama-sama menjaga ketertiban berkendara agar terhindar dari segala mara bahaya.