Tampilkan postingan dengan label aturan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label aturan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 29 September 2015

Trans Sidoarjo sebagai bagian dari BRT di Indonesia

fortunerentcar.com - Baru-baru ini di Kota tetangga Surabaya yakni Sidoarjo, memberlakukan moda transportasi umum baru yakni Trans Sidoarjo. Barisan bus yang berhenti khusus di halte khusus ini menyusul kota-kota lain yang sebelumnya ada dan mengusung metode sejenis, dengan nama awalan 'Trans' dan diikuti nama kotanya.

Inilah beberapa kota yang telah mempunyai armada Bus Rapid Transit merujuk berbagai sumber:
Jakarta: Trans Jakarta
Bogor: Trans Pakuan
Depok: Trans Jabodetabek
Bandung: Trans Metro Bandung
Tangerang Selatan: Trans Anggrek
Solo: Batik Solo Trans
Semarang: Trans Semarang
Jogja: Trans Jogja
Palembang: Trans Musi
Lampung: Trans Bandar Lampung
Pekanbaru: Trans Metro Pekanbaru
Bali: Trans Sarbagita
Manado: Trans Kawanua Manado
Makassar: Trans Mamminasata
Padang: Trans Padang

Bus Rapid Transit ini melengkapi keanekaragaman jenis angkutan umum di kota-kota tadi yang rencananya memang akan merata di seluruh Indonesia, sumber berita: http://beritatrans.com/2015/07/30/kemenhub-mulai-bangun-1-000-bus-untuk-33-pemprov-di-indonesia/. Bahkan di Jayapura sebagai ibukota provinsi paling timur di Indonesia juga tak luput dari rencana transportasi massal ini, sumber berita: http://www.pasificpos.com/kota-jayapura/3685-bus-mirip-trans-jakarta-akan-beroperasi-di-kota-jayapura. Sebagai tambahan, ternyata tidak selalu bus dengan embel-embel nama "Trans" merupakan kebijakan yang diambil oleh Pemkot setempat. Di Tangerang ada Bus Trans Citra Raya yang menghubungkan Perumahan Citra Raya dengan beberapa kawasan di Jakarta. Kota Sidoarjo sendiri adalah termasuk daerah "luar kota" sesuai batasan tarif yang berlaku di Sewa Rental Mobil Murah di Surabaya dengan batas Bandara Juanda.

Bus Rapid Transit pertama di dunia: Curitiba-Brazil. Image: Mario Roberto Duran Ortiz Mariordo/commons.wikimedia.org


Bagaimana cara kerja Bus Rapid Transit ini? Sepengetahuan Sewa Mobil Livina di Surabaya, sistemnya adalah seperti bus kota yang telah beroperasi di Surabaya yang dibangun dengan haltenya, dengan jalur trayek (koridor) yang berbeda. Penumpang pun bisa naik-turun di halte tersebut. Namun Rental Mobil Pregio di Surabaya selama ini mengamati bus-bus kota yang beroperasi di Kota Pahlawan ini dari perkembangan dan fakta di lapangan, bus-bus kota tersebut tidak berhenti di halte pemberhentian. Dan perbedaan yang mencolok dari bus Rapid Transit ini adalah harus menaik-turunkan penumpang di halte karena letak pijakan pintu keluar-masuk penumpang sangat tinggi jika diukur dari permukaan tanah.

Jika kita menuju ke suatu tempat dengan rute yang tak tercapai oleh satu trayek koridor tertentu, maka kita sebagai penumpang akan dioper ke bus lain dengan trayek koridor lain menuju ke tempat tujuan kita (yang jalur koridornya bersinggungan/melewati halte yang sama). Kemungkinannya, kita akan naik-turun untuk dioper ke beberapa bus dengan koridor yang berbeda sesuai dengan tujuan kita itu. Tentu saja ongkos tarif kita naik bus ini adalah sekali bayar pada saat pertama naik saja meski kita menaiki bus yang berbeda. Hanya kita perlu kerelaan juga naik-turun halte untuk dioper-oper antar bus tadi. Hal "oper-oper" ini terkadang juga dilakukan oleh pertemanan sopir angkot pada trayek yang sama jika jumlah penumpangnya sangat minim dan terasa tidak mampu menutup biaya operasional. Meski armada bus ini tidak ngetem seperti angkot, tapi tetap penumpang rasanya harus menyediakan waktu lebih karena berputar-putarnya jalur yang dilalui oleh bus demi mengakomodasi sebanyak mungkin penumpang.

Bus Trans Sidoarjo. Image: Sugiharto/Surya/Surabaya.Tribunnews.com

Sidoarjo adalah kota kesekian di Indonesia yang mempunyai armada bus BRT ini selain ibukota provinsi. Malah di Kota Surabaya sendiri sebagai ibukota provinsi tak mempunyai armada bus tersebut. Mungkin karena jalur di Surabaya sendiri telah padat oleh angkot, taksi, angguna (yang semakin jarang), rental mobil, KRL (komuter) serta bus kota itu sendiri. Seperti yang juga terjadi di beberapa kota lain seperti pantauan Sewa Mobil Surabaya, pengoperasian Bus Rapid Transit ini sempat ditentang beberapa sopir angkot dan bison (sebutan angkutan umum dengan armada merk Isuzu sejenis Isuzu Elf dengan trek Surabaya-Malang).

Sampai hari ini (saat artikel ini tayang) telah beberapa hari sejak BRT Kota Sidoarjo tersebut telah dioperasikan namun belum sampai berusia sebulan, dengan pembukaan pada hari pertama gratis. Beberapa masalah yang terjadi antara lain halte yang tidak bisa digunakan sementara waktu: http://www.tribunnews.com/regional/2015/09/21/area-halte-bus-trans-sidoarjo-jadi-kandang-kambing, intimidasi terhadap petugas halte: http://surabaya.tribunnews.com/2015/04/14/kaca-halte-bus-trans-sidoarjo-dirusak-orang-tak-dikenal, terkait koordinasi dengan pemkot Surabaya: http://surabaya.tribunnews.com/2015/07/07/bangun-shelter-brt-pemkab-sidoarjo-belum-koordinasi-pemkot-surabaya dan lain-lain. Terutama yang terakhir, sepertinya pemkot Sidoarjo sendiri terkesan melakukan trial-error dengan bertekad untuk mengoperasikan bus ini dan membangun shelter yang jika dipikir... kemungkinan koordinasi ini berdasarkan "keterlanjuran" karena shelter-nya telah dibangun. Tapi lebih jauh, armada BRT ini sendiri adalah hibah dari pemerintah pusat kepada Kota Sidoarjo.

Saat browsing online, Sewa Rental Mobil di Surabaya Barat menemukan satu klaim dari situs BRT dunia (http://www.itdp.org) yang menyebutkan bahwa sistem Bus Trans Jakarta mereduksi emisi karbondioksida sebanyak 37.000 metrik ton pertahun setara yang dihasilkan oleh 6.800 mobil di jalan; angka yang cukup signifikan.

Bagaimana efek beroperasinya BRT ini terhadap operasional Sewa Mobil Avanza di Surabaya sendiri? Tak bisa dipungkiri, segala kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah kota akan berpengaruh kepada Rental Mobil Innova di Surabaya, baik kecil maupun besar; atau langsung maupun tak langsung. Tampaknya, efek adanya BRT ini akan berpengaruh secara tak langsung pada Sewa Mobil Surabaya; yang belum tampak jelas terasa pada saat ini karena pada waktu artikel ini ditayangkan, belum ada BRT beroperasi di Surabaya. Yang ada hanya pada kota tetangga, Sidoarjo.

Meski begitu, sistem dan operasional BRT yang cenderung berbeda dengan Rental Mobil Surabaya tentunya akan memberikan pilihan lain kepada pengguna jasa transportasi. Sewa Mobil Surabaya percaya bahwa masing-masing akan bertahan karena ceruk pasarnya juga berbeda. Karena sistem Sewa Rental Mobil Murah di Surabaya dengan Taksi saja sudah berbeda jauh. Jikalau ada imbas, yang akan terkena dampaknya secara langsung adalah angkot, angguna, bus kota atau Taksi. Karena jika kita pernah menggunakan jasa BRT ini, armadanya cukup nyaman untuk dinaiki serta ber-AC.

Hal lain yang bisa dicermati adalah bahwa BRT tersebut tidak melewati setiap jalan di suatu kota. Di kota lain, ada jalan-jalan yang terlewat oleh trayek BRT ini dan kita terpaksa harus menempuh jalan kaki ke jalan tujuan kita itu yang jaraknya dinilai cukup dekat. Lain halnya dengan angkot yang memang hanya menempuh trayek tertentu. Jika kita ingin lebih pas ke tujuan kita bisa memilih Taksi atau Angguna yang sudah sangat jarang. Bila kita ingin lebih nyaman untuk berjam-jam hingga perhari, bisa menggunakan jasa rental mobil plus sopir seperti Sewa Mobil Honda Mobilio di Surabaya. Ada spesifikasi sendiri yang menjadi ciri khas angkutan publik ini. Semoga dari kesemuanya ini ada solusi yang bisa ditempuh untuk masing-masing angkutan tersebut (dari pemerintah) supaya seterusnya, berbagai komponen dan masyarakat yang terlibat (termasuk para karyawan dan sopir) bisa terhindar dari hal-hal yang negatif.

Kamis, 30 Juli 2015

Tanda Marka Cat di Jalan

fortunerentcar.com - Sewa Rental Mobil Avanza di Surabaya dan kita semua pasti sering melewati jalan raya dalam keseharian sebagai pengguna jalan, dan di sana kita pasti akan menjumpai marka berupa garis putus-putus atau bersambung di jalan yang berasal dari cat yang dioplos dengan bahan lain yang cukup kuat. Marka cat ini sama pentingnya dengan rambu lalu lintas yang mudah dipahami dan cenderung familiar di masyarakat. Marka ini dibuat oleh pihak terkait dimana lokasi jalan tersebut berada, yang bisa atau tanpa bekerja sama dengan Dinas Perhubungan. Jika berada di jalanan umum maka penanggung jawabnya adalah Dinas Pekerjaan Umum; Jika berada di jalan tol, maka pengelola jalan tol tersebut; dan jika berada di lingkup area suatu perusahaan, maka penanggungjawabnya adalah pengelola dan manajemen perusahaan itu sendiri.

gambar jalan (tol) dengan rambu jalan dan marka cat sekaligus. image: commons.wikimedia.org

Pengertian Marka Jalan sendiri tepat seperti yang dijabarkan pada Pasal 1 Bab I Permen (Peraturan Menteri) nomor 34 tahun 2014 tentang marka Jalan: "Marka Jalan adalah suatu tanda yang berada di permukaan jalan atau di atas permukaan jalan yang meliputi peralatan atau tanda yang membentuk garis membujur, garis melintang, garis serong, serta lambang yang berfungsi untuk mengarahkan arus lalu lintas dan membatasi daerah kepentingan lalu lintas." yang dalam artikel ini Sewa Rental Mobil Innova di Surabaya akan mengulas salah satunya saja—yaitu "Marka dengan Cat" yang sesuai dengan judul.

Marka jalan ini tentunya mempunyai standar atau ketentuan yang berlaku secara nasional (atau bahkan internasional) yang membuatnya bisa dipahami oleh siapa saja yang telah mempunyai SIM—karena pelajaran seperti ini biasanya muncul saat kita mengurus SIM. Untuk Anda atau mereka yang belum mempunyai SIM, mungkin bisa mempelajari dengan mengunduh Permen tersebut disini: tautan permen PDF atau membaca blog yang di dalamnya termuat ketentuan dan prosedur lengkap tentang tampilan fisik bentuk marka ini di jalan.
Meski ada kemungkinan pula pengetahuan tentang marka jalan ini diajarkan dalam kurikulum pelajaran sekolah seperti jaman dulu yang pernah ada pada Pelajaran PPKN (Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan). Untuk mereka yang telah mempunyai SIM termasuk Rental Sewa Mobil Pregio di Surabaya pun, rasanya juga perlu referensi juga sebagai pengingat bila suatu saat ada yang terlupa; meski sering berkendara di jalan pun tentunya akan membiasakan kita memahami berbagai marka tersebut 'diluar kepala' karena lebih akan langsung kepada praktiknya daripada hanya sekedar menghapal teori.

Tentang perwujudan dari marka cat ini sendiri, ada banyak sekali model marka. Misalnya saja seperti yang dijabarkan juga dalam (masih Pasal 1) Permen tadi:
2. Marka Membujur adalah Marka Jalan yang sejajar dengan sumbu jalan.
3. Marka Melintang adalah Marka Jalan yang tegak lurus terhadap sumbu jalan.
4. Marka Serong adalah Marka Jalan yang membentuk garis utuh yang tidak termasuk dalam pengertian Marka Membujur atau Marka Melintang, untuk menyatakan suatu daerah permukaan jalan yang bukan merupakan jalur lalu lintas kendaraan.
5. Marka Lambang adalah Marka Jalan berupa panah, gambar, segitiga, atau tulisan yang dipergunakan untuk mengulangi maksud rambu lalu lintas atau untuk memberitahu pengguna jalan yang tidak dapat dinyatakan dengan rambu lalu lintas.
6. Marka Kotak Kuning adalah Marka Jalan berbentuk segi empat berwarna kuning yang berfungsi melarang kendaraan berhenti di suatu area.
7. Jalur adalah bagian jalan yang dipergunakan untuk lalu lintas kendaraan.
8. Lajur adalah bagian jalur yang memanjang, dengan atau tanpa Marka Jalan, yang memiliki lebar cukup untuk dilewati satu kendaraan bermotor, selain sepeda motor.
9. Pulau Lalu Lintas adalah bagian jalan yang tidak dapat dilalui oleh kendaraan, dapat berupa Marka Jalan atau bagian jalan yang ditinggikan.

Membaca definisi di atas saja akan repot bila tidak mempunyai gambaran tentang bagaimana fisik marka tersebut. Jadi untuk lebih baiknya Anda bisa mengunduh berkas Peraturan Menteri tersebut pada tautan yang tadi diberikan, supaya isinya dapat dipelajari. Karena ada beberapa informasi penting terkait keselamatan dan kewajiban kita sebagai pengendara di jalan raya, termasuk Sewa Mobil Surabaya. Seperti marka cat jalan berikut ini:

[ gambar diambil dari screenshot Permen 34 tahun 2014 ]

[ gambar diambil dari screenshot Permen 34 tahun 2014 ]

[ gambar diambil dari screenshot Permen 34 tahun 2014 ]

[ gambar diambil dari screenshot Permen 34 tahun 2014 ]

[ gambar diambil dari screenshot Permen 34 tahun 2014 ]

[ gambar diambil dari screenshot Permen 34 tahun 2014 ]

[ gambar diambil dari screenshot Permen 34 tahun 2014 ]


Sekedar informasi pembaca blog Rental Sewa Mobil di Surabaya Barat, ada gambar-gambar dalam Peraturan Menteri tersebut yang ternyata mungkin cenderung tidak familiar dengan masyarakat sekitar Kota Surabaya karena mungkin tak pernah disosialisasikan. Kami menggunakan kata 'mungkin' disini dengan arti banyak/ambigu: bisa jadi pernah namun woro-woronya tak menjangkau banyak orang (sosial masyarakat) atau mungkin pernah disosialisasikan tetapi terlupa untuk diingat. Ada yang tahu arti rambu tertentu tetapi tak peduli. Misalnya saja pada gambar tangkapan Google Street Map dibawah ini.

Dan coba tebak, apakah seseorang yang memparkir motor ini tidak tahu saat dia melanggar marka garis zigzag dengan tanda dilarang berhenti tersebut:




Terlepas dari tahu atau tidaknya pengemudi motor akan arti marka cat pada jalan Tunjungan Surabaya tersebut, memang aturan baku secara teknis yang ditetapkan oleh Peraturan Menteri tadi benar-benar diterapkan di kawasan Surabaya untuk ketertiban lalu lintas, hanya kepatuhan warga terhadap marka cat serta rambu-rambu tersebut agaknya masih membuat pengguna jalan lainnya—termasuk Rental Sewa Mobil Livina di Surabaya dan pihak kepolisian geleng-geleng kepala.
Satu hal penting lain, perbedaan warna cat yang digunakan agaknya berlaku berbeda antara ketentuan di Indonesia dengan luar negeri—di Indonesia, marka cat berwarna kuning pada gambar tangkapan Google Maps tersebut mungkin perlu diperjelas juga dan dilakukan pengecatan ulang supaya marka jalannya bisa sejelas ini:

Marka jalan zigzag di jalan. image: patrick Neylan/commons.wikimedia.org
Semoga artikel Rental Sewa Mobil Murah di Surabaya ini bermanfaat.

Kamis, 12 Februari 2015

Pilih Zebra Cross atau Jembatan Penyeberangan?

Apa fungsi Zebra Cross dan Jembatan Penyeberangan?
Citra Trans - Sewa Rental Mobil Avanza di Surabaya melihat keduanya mempunyai fungsi yang mirip, hanya berbeda fisik. Jika Zebra Cross (Inggris: Cross Walk) melekat pada jalan karena berupa marka (mark = penanda), maka jembatan penyeberangan (Inggris: pedestrian overpass) lebih membutuhkan dana dalam pembangunannya karena memang secara fisik lebih terlihat, dan dari peruntukannya memang jelas berbeda. Citra Trans - Rental Mobil Livina di Surabaya melihat Zebra Cross bisa ditempatkan di mana saja, baik di ujung jalan dekat persimpangan (lebih bagus disitu) sedangkan jembatan penyeberangan ditempatkan dimana ada kepadatan arus lalu-lintas.

Zebra Cross. Image: Tom Thiel/commons.wikimedia.org

fortunerentcar.com - Sewaktu mengoprek UU no 22 tahun 2009 tentang Lalu-Lintas, Sewa Mobil Honda Mobilio di Surabaya mendapati beberapa pasal yang berkenaan dengan Zebra Cross dan Jembatan Penyeberangan ini. Ada beberapa pasal yang tersebar di beberapa bagian dalam UU tersebut yang bisa kita simak bersama:

Bagian Keenam - Fasilitas Pendukung
Pasal 45 : Fasilitas pendukung penyelenggaraan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan meliputi:
a. trotoar;
b. lajur sepeda;
c. tempat penyeberangan Pejalan Kaki;
d. Halte; dan/atau
e. fasilitas khusus bagi penyandang cacat dan manusia usia lanjut.

***Penjelasan:
Pasal 45 Ayat (1)
Huruf a : Cukup jelas.
Huruf b : Cukup jelas.
Huruf c : Yang dimaksud dengan “tempat penyeberangan” dapat berupa zebra cross dan penyeberangan yang berupa jembatan atau terowongan.

------------------------------

*Bagian Keenam*
Hak dan Kewajiban Pejalan Kaki dalam Berlalu Lintas
Pasal 131
(1) Pejalan Kaki berhak atas ketersediaan fasilitas pendukung yang berupa trotoar, tempat penyeberangan, dan fasilitas lain.
(2) Pejalan Kaki berhak mendapatkan prioritas pada saat menyeberang Jalan di tempat penyeberangan.
(3) Dalam hal belum tersedia fasilitas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Pejalan Kaki berhak menyeberang di tempat yang dipilih dengan memperhatikan keselamatan dirinya.

Pasal 132
(1) Pejalan Kaki wajib:
a. menggunakan bagian Jalan yang diperuntukkan bagi Pejalan Kaki atau Jalan yang paling tepi; atau
b. menyeberang di tempat yang telah ditentukan.
(2) Dalam hal tidak terdapat tempat penyeberangan yang ditentukan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b, Pejalan Kaki wajib memperhatikan Keselamatan dan Kelancaran Lalu Lintas.

***penjelasan:
Pasal 131
Ayat (1) : Yang dimaksud dengan “fasilitas lain” antara lain lampu yang ada tandanya bagi Pejalan Kaki.
Ayat (2) : Cukup jelas.
Ayat (3) : Cukup jelas.

Pasal 132
Cukup jelas.

-----------------------------------------------------

Selain itu Sewa Rental Mobil Pregio di Surabaya menemukan satu hal tentang pemberhentian kendaraan di tempat-tempat khusus yang berkenaan dengan Zebra Cross dan Jembatan Penyeberangan ini:

Paragraf 6 - Berhenti
Pasal 118
Selain Kendaraan Bermotor Umum dalam trayek, setiap Kendaraan Bermotor dapat berhenti di setiap Jalan, kecuali:
a. terdapat rambu larangan berhenti dan/atau Marka Jalan yang bergaris utuh;
b. pada tempat tertentu yang dapat membahayakan keamanan, keselamatan serta mengganggu Ketertiban dan Kelancaran Lalu Lintas dan Angkutan Jalan; dan/atau
c. di jalan tol.

***Penjelasan:
Pasal 118
Huruf a : Cukup jelas.
Huruf b : Yang dimaksud dengan “tempat tertentu yang dapat membahayakan” adalah:
a. tempat penyeberangan Pejalan Kaki atau tempat penyeberangan sepeda yang telah ditentukan;
b. jalur khusus Pejalan Kaki;
c. tikungan;
d. di atas jembatan;
e. tempat yang mendekati perlintasan sebidang dan persimpangan;
f. di muka pintu keluar masuk pekarangan;
g. tempat yang dapat menutupi Rambu Lalu Lintas atau Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas; atau
h. berdekatan dengan keran pemadam kebakaran atau sumber air untuk pemadam kebakaran.

Pedestrian Overpass (Jembatan Penyeberangan) di St. Louis, Missouri.
Image: Robert Lawton/commons.wikimedia.org


Memperhatikan pasal-pasal seperti ini adalah sama dengan memperhatikan sebuah buku teori, dimana hasil bacaan akan membingungkan bila tidak dicermati dengan seksama serta tidak dialami sendiri. Misalnya saja, akan hal-hal yang belum kita ketahui. Tapi penjelasannya sendiri adalah sesuatu yang logis dan masuk akal. Karena UU adalah hasil pemikiran banyak orang (anggota DPR), maka apa yang telah kita baca ini adalah hasil pemikiran banyak orang dari berbagai disiplin ilmu dan referensi. Citra Trans - Rental Sewa Mobil di Surabaya Barat sendiri menilai bahwa Undang-undang dibuat untuk menghindari ambigu dan hal-hal yang samar, jadi dibuat segamblangnya.

Jadi, kita sekarang mengetahui bersama bahwa ada pasal yang membahas tentang Zebra Cross atau Jembatan Penyeberangan; dan infrastruktur/prasarana ini adalah merupakan hak pejalan kaki yang harus dipenuhi pula. Sayangnya, di beberapa tempat Citra Trans - Sewa Rental Mobil Innova di Surabaya masih menemui bahwa hak pejalan kaki ini masih tergerus oleh pengemudi liar yang menyerobot, atau tidak mengindahkan hak pejalan kaki. Di lain sisi, ternyata kita juga melihat ada pejalan kaki yang menyeberang jalan sembarangan. Kesadaran bersama diperlukan ketimbang sekedar "sanksi" dan undang-undang yang ternyata sama sekali tidak meresap di kepala banyak orang Indonesia karena kewajiban dan hak yang seimbang akan membuat kita saling menghargai satu dengan lainnya. Ataukah, ketegasan sanksi yang termaktub dalam undang-undang dibutuhkan untuk sebuah keteraturan. Mungkin bisa jadi begitu pula.

Senin, 05 Januari 2015

Mobil dan Jembatan Layang (II-habis): Faktor-faktor

fortunerentcar.com - Jika pada artikel sebelumnya kita berhadapan dengan keseimbangan motor, maka pada lanjutan artikel ini Sewa Rental Mobil Murah di Surabaya akan membahas tentang hal-hal yang berpotensi timbulnya kecelakaan lalu-lintas pada flyover atau jembatan layang, baik motor dengan mobil; atau motor dengan motor.


Larangan motor naik Flyover. Image: ridertua.com/wordpress

Hal-hal tersebut diantaranya adalah:
1. Angin kencang. Kecepatan angin diatas flyover memang kencang. Hal ini bisa terjadi karena minimnya penghalang bagi arus angin. Jika ada angin kencang menyergap tiba-tiba, maka bisa jadi akan membahayakan bagi pengendara motor. Apalagi bila kita melewati jembatan Suramadu, larangan melintas dan penutupan akan sangat terasa bila angin berada di kecepatan diatas 40 km/jam. Untuk mobil masih ditoleransi pada kecepatan angin 60 km/jam.
2. Keseimbangan. Keseimbangan pada motor memang dipengaruhi karena berbagai hal. Salah satunya seperti yang disebutkan pada poin pertama yaitu angin. Motor merupakan kendaraan roda dua dengan keseimbangan yang akan sangat tergantung dengan keterampilan pengemudinya. Yang lainnya telah disebutkan pada artikel Rental Sewa Mobil Avanza di Surabaya sebelumnya.
3. Sempitnya jalan. Problem sempitnya jalan adalah salah satu faktor penting. Karena jalan pada flyover kebanyakan hanya untuk satu mobil dua jalur (saling berlawanan) yang tidak bisa saling menyusul. Jika ditambah dengan motor alangkah sesaknya dan rawan kecelakaan. Sewa Rental Mobil Innova di Surabaya menemukan berita online tentang terjadinya kecelakaan di flyover berikut ini:
4. Tiadanya pembatas. Tiadanya pembatas ini menjadi tolok ukur penting penyebab motor tak bisa bercampur dengan mobil di jembatan layang. Motor sangat mudah sempoyongan karena kecepatan angin atau apapun. Jadi dikhawatirkan akan membahayakan pengendara mobil. Namun, motor diperbolehkan untuk meluncur pada jembatan Suramadu dan tol laut Benoa-Bali. Karena di sana terdapat jalur khusus mobil dan motor, serta tersekatnya jalur itu oleh pagar pembatas. Setidaknya, bila motor berjalan sempoyongan dan oleng, dia tidak mengganggu jalur mobil.

Salahsatu viaduk di Jepang. Image: Saigen Jiro/commons.wikimedia.org


Mengenai motor yang naik ke jembatan layang, memang pada dasarnya hal ini membahayakan pengemudi mobil yang melintas jalan layang; termasuk Rental Sewa Mobil Honda Mobilio di Surabaya pula. Namun polisi mempunyai alasan lain yaitu untuk mengurai kemacetan yang biasa terjadi pada jam-jam berangkat dan pulang kantor. Kita bisa melihat, bahwa kecepatan saat jalan mengalami kepadatan ini berkisar diantara pukul 06.30 — 08.30 (pagi) serta 16.00 — 18.00 (petang). Saat itu kecepatan di kedua ujung jembatan layang pasti melambat, dan tidak ada peluang bagi motor untuk menambah kecepatan dengan menaikkan gas, karena malah akan bisa menabrak kendaraan di depannya!

Dan bila lalu lintas telah lancar kembali, tentunya polisi yang bertugas pun akan berkoordinasi untuk melarang motor naik melewati jembatan layang itu lagi. Jadi, Sewa Rental Mobil Pregio di Surabaya menilai, tak ada yang perlu dikhawatirkan atas keputusan polisi ini. Karena pastinya telah berkoordinasi pula dengan dinas perhubungan tentang bagaimana baiknya. Menurut Sewa Mobil Murah di Surabaya, yang perlu dikhawatirkan adalah membandelnya para pengendara motor di luar jam sibuk tersebut; bermain 'kucing-kucingan' dengan polisi untuk mencari shortcut (jalan pintas) demi mengirit bensinnya. Atau sekedar aksi sekedar gagah-gagahan di jalan raya.

Anda bisa juga membaca berita referensi berikut:
http://motor.otomotifnet.com/read/2014/01/30/347044/122/14/Ini-Alasan-Jalan-Layang-Non-Tol-Bukan-Untuk-Motor
http://kelanakota.suarasurabaya.net/news/2014/134524-Pengendara-Motor-Tewas-di-Atas-Fly-Over-Pasar-Kembang
http://bonsaibiker.com/2014/09/26/pemotor-nekat-trabas-larangan-lewat-fly-over-ditabrak-mobil-hingga-boncenger-terlempar-dari-jembatan/

Senin, 29 Desember 2014

Mobil dan Jembatan Layang (Flyover) -- Bagian I

Jembatan layang (flyover) memang identik dengan solusi kemacetan. Karena biasanya atas dasar itulah ia dibangun. Armada Sewa Rental Mobil Pregio di Surabaya pun sering melewatinya tanpa masalah, karena memang tak ada larangan bagi mobil untuk menggunakannya. Terutama saat jam-jam sibuk dan padat. Beberapa waktu lalu di Surabaya ada jalur layang baru, yang terletak diantara jalan Pasar Kembang-Diponegoro. Bisa jadi, jalur flyover ini nantinya juga tertutup untuk motor seperti jalan layang lainnya di Surabaya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Kasatlantas Polresta Pekanbaru dalam link berikut ini:
http://satlantasrestapku.blogspot.com/p/motor-akan-dilarang-lewat-flyover.html


Flyover di Jerman. Image: Immanuel Giel/commons.wikimedia.org

Rental Sewa Mobil Livina di Surabaya menemukan ada beberapa alasan dari banyak keterangan yang pernah digali di dunia maya. Salah satu yang banyak diulas adalah masalah keseimbangan. Misalnya saja bila kita menemui sambungan jembatan yang seperti celah antar bagian jembatan. Dalam pembangunan struktur jembatan, celah ini dibutuhkan untuk mencegah rusaknya badan jalan karena pemuaian. Pemuaian sendiri selain terjadi karena sinar matahari, juga karena lalu-lalang kendaraan yang lewat. Pengalaman Sewa Rental Mobil Avanza di Surabaya sendiri yaitu pernah menjumpai celah dengan lubang cukup dalam di Jembatan Layang Mayangkara Surabaya; entah itu rusak atau terkikis, yang pasti akan memaksa pengemudi kendaraan melambatkan kendaraannya. Baik itu mobil atau motor. Tetapi bila Anda mengebut menggunakan motor, maka bisa dipastikan akan bisa membuat terpental.

Rental Mobil Innova di Surabaya menemukan bahwa dalam mengendarai motor amat banyak tekniknya. Mulai dari teknik pengereman yang tidak boleh sembarangan, cara menikung dan lain-lain. Padahal, populasi motor di negara kita ini cukup banyak. Jadi berkendara ke manapun, Sewa Rental Mobil di Surabaya Barat selalu bertemu dengan pengendara motor. Kecuali di jalan tol tentunya ^_^. Ada pengemudi yang baik dan taat azas. Sekilas penilaian bisa dilihat dari kecepatannya, dan bagaimana dia berhenti serta jalan di lampu merah. Juga bagaimana dia menyalip; dan berhenti di palang kereta api. Juga bagaimana dia menaati setiap rambu-rambu di jalan. Tapi dari penilaian Sewa Rental Mobil Murah di Surabaya, ada banyak pula pengendara yang semaunya saja yang seperti tidak peduli akan keselamatan orang lain.

Penampilan fisik motor berbeda dengan mobil. Kecuali motor roda tiga mestinya, seperti Can Am. Jadi, butuh keterampilan lebih untuk mengendarai motor. Sikap refleks dan tidak mudah panik pun bisa jadi sangat membantu. Pasalnya ada banyak hal yang dapat mengganggu konsentrasi kita di jalan raya. Dan ada yang bisa membuat kita banting setir mendadak. Sebagai contoh, Rental Sewa Mobil Murah di Surabaya pernah mengalami "pelemparan batu" dari samping.

Batu bisa saja terlempar dengan kerasnya apabila setelah terlepas dari tekanan yang kuat lalu didorong perputaran roda. Bukan dari kendaraan kita, tetapi sangat mungkin berasal dari kendaraan lain. Setelah terlepas lalu meluncur mengenai helm, kaget dan menimbulkan refleks yang keliru. Resiko kecelakaan bisa terjadi saat itu juga. Berbeda dengan kaca mobil yang cenderung tidak langsung mengenai material di kepala seperti halnya helm. Helm ini langsung merambatkan bunyi ke telinga kita, jadi akan menambah keras bunyi batu tersebut. Bila Anda cenderung mudah kaget, ini akan menambah runyam situasi yang imbasnya langsung pada kendaraan yang kita tunggangi.


Lalu lintas pada Jembatan Mayangkara. Image: jawapos.com

Lain halnya pada pengendara mobil. Jika kita terkejut lalu banting setir, bisa jadi akan banyak komponen yang bisa menahan dari terpentalnya kita. Meski tidak selalu menjamin keselamatan pula. Ada sabuk pengaman, airbag, dan perlindungan jendela. Karena seringkali, kaca mobil melindungi kita dari terseraknya kaca. Keselamatan kita adalah milik kita sendiri, namun penyebab kita tidak selamat dalam berkendara bisa jadi diakibatkan oleh orang lain selain dari kita sendiri. Marilah kita dan Sewa Rental Mobil Honda Mobilio di Surabaya sama-sama menjaga ketertiban berkendara agar terhindar dari segala mara bahaya.

Rabu, 12 November 2014

Pengenalan dan Pergantian Nomor Kontak Citra Trans Rent Car

Gambaran "efek domino". Image: wiki commons

fortunerentcar.com - Masih ingat dengan istilah "efek domino"? atau istilah "Butterfly Effect"? Efek domino adalah kejadian yang berimbas kepada kejadian lain atau sesuatu yang mempengaruhi sehingga mencetuskan sesuatu yang lain. Mirip pula dengan pengertian "Butterfly Effect" ini, dengan skala yang lebih besar dan berkaitan dengan apa yang disebut sebagai "Chaos". Mungkin yang terakhir akan membuat dahi kita sedikit berkernyit karena penjabarannya sangat rumit. Untuk penjelasannya, Anda bisa langsung mengakses laman ini saja ^_^ :
http://id.wikipedia.org/wiki/Efek_kupu-kupu (terjemahan dari bahasa Inggris)

Apa hubungan istilah tersebut dengan Citra Trans - Rental Sewa Mobil Livina di Surabaya? Hubungannya adalah kepastian tentang kabar yang berkembang dan akan segera terjadi. Telkom sebagai operator seluler Flexi yang berbasis CDMA, telah ancang-ancang menghentikan layanannya untuk jaringan Flexi tersebut. Untuk lebih jelasnya, Anda bisa mengakses link berikut ini:


Masalahnya adalah kebiasaan kita dalam menggunakan telepon seluler. Kita akan sering menggunakan operator CDMA ini bila tujuan panggilan kita berada di kota asal, termasuk dalam keseharian komunikasi Citra Trans - Sewa Rental Mobil Avanza di Surabaya dan pelanggannya juga. Karena, telepon Flexi berbasis CDMA ini relatif miring pada biaya dan ongkos panggil.

Tetapi, berkenaan dengan pergantian nomor pada operator Telkom (Flexi) yang layanannya dioper ke operator Telkomsel (Kartu As); Citra Trans - Sewa Rental Mobil di Surabaya Barat pun mempunyai pertimbangan sendiri. Karena mengingat nomor kontak kami yang lain adalah juga dioperatori Telkomsel, maka kami memutuskan untuk menggunakan operator Indosat sebagai pengganti dari nomor Flexi. Lagipula, Citra Trans - Rental Sewa Mobil Murah di Surabaya melihat hal lain: pelanggan kami juga banyak yang menggunakan operator Indosat sebagai jembatan komunikasi selulernya, sekaligus memberi mereka kemudahan. Untuk pelanggan Telkomsel, tetap dapat menghubungi kami dengan nomor satunya.

Anda tetap akan bisa menghubungi Citra Trans - Rental Sewa Mobil Pregio di Surabaya dengan nomor Flexi ini (031 - 830 99 555), sampai masa berlakunya dicabut. Dan sejak itu pula nomor ini akan secara otomatis hangus, digantikan oleh nomor Indosat tadi.

Nomor 0822 3306 1555 akan tetap bisa digunakan; dan nomor (031) 830 99 555 akan diganti ke nomor: 0857 4928 7333, sebagai alternatif. Demikian pemberitahuan ini disampaikan, supaya memberi informasi kepada pelanggan dan pengguna jasa Citra Trans - Sewa Rental Mobil Honda Mobilio di Surabaya bahwa nomor ini akan berlaku seterusnya hingga batas tak tentu. Karena apa yang telah tertanam di ingatan sangat susah untuk diubah, kedepannya kami pun berharap supaya apa yang melanda/diputuskan operator itu tidak terjadi pada operator lain yang nomornya sedang kami gunakan. Semoga menjadi pemakluman kita bersama. Terima kasih.

Nomor kontak yang diganti menyusul penutupan layanan Telkom Flexi.

Jumat, 31 Oktober 2014

Pilih Mobil: Kebutuhan atau Gengsi?

fortunerentcar.com - Bagaimana cara memilih mobil? Jika pertanyaan ini diajukan kepada orang yang mempunyai uang segudang, tentunya pilihannya akan menjadi sangat banyak. Mulai dari mobil puluhan miliar rupiah sampai yang murah pun bisa. Yang ratusan juta pun mungkin akan dianggapnya tidak mahal. Tapi, semakin mahal sebuah mobil biasanya mempunyai sesuatu yang sesuai dengan harganya.

Suasana pameran mobil. Image: otomotif.news.viva.co.id

Sewa Rental Mobil Avanza di Surabaya sendiri melihat ada beberapa alasan yang melatarbelakangi hal ini, diantaranya:
a. Prestise; agar terlihat di kehidupan sosial sebagai strata atas.
b. Keamanan; biasanya mobil mahal mempunyai banyak titik pengaman yang mobil kelas dibawahnya tak punya.
c. Kenyamanan; hampir sama seperti poin (b), mempunyai fasilitas,  dan bahan produk yang berbeda.
d. Tantangan; ada sesuatu yang menggugah ketika ada fitur baru pada mobil yang mewah. Terutama saat mencoba akselerasi 0-100 kmh yang dilahap dalam sekian detik.
e. dan lain-lain.

Sewa Rental Mobil di Surabaya Barat melihat, ada sebuah standar dalam sebuah mobil mahal. Ada sentuhan interior yang berbeda. Ada kualitas tertentu yang ingin dinikmati. Kita pun mahfum bila keadaan masyarakat penghasil mobil milyaran ini adalah masyarakat yang telah tertata. Dengan tatanan hukum yang tegas. Tapi, melihat kondisi sosial masyarakat kita, mungkin juga mengandung resiko. Semua orang tentunya tidak ingin mobilnya mengalami kecelakaan. Apalagi yang melibatkan mobil mahal seperti yang baru saja dialami oleh seorang pengacara kondang kita. Ataukah, seandainya bila masyarakat kita lebih teratur dan makmur, apakah mobil-mobil seperti ini akan banyak berkeliaran di jalan?
Bisa jadi. Malah mungkin akan terdapat beberapa produsen mobil mahal seperti ini. Rental Sewa Mobil Innova di Surabaya melihat adanya peluang pada orang-orang kaya yang seakan enggan ditandingi oleh orang lain. Contohnya saja, ada beberapa Porsche, McLaren, Maserati, Lamborghini, dan lain-lain yang berkeliaran di jalan-jalan.

Jadi, seperti bengkel Kupu-kupu malam yang langka (karena pengrajin mobil di negara maju saja bisa dihitung jari apalagi Indonesia) pastinya akan juga mendapatkan pembeli jika diproduksi dengan jumlah banyak. Namun, Sewa Rental Mobil Livina di Surabaya masih melihat desain mobil ini yang mirip dengan desain mobil asal Italia. Padahal, ratusan jenis mobil di dunia beserta merknya telah mengembangkan desain atau ciri khasnya sendiri. Ambillah contoh BMW dengan "Grille Double Kidney"-nya. Meski, belum terpantau pula apakah desain mobil Kupu-Kupu Malam yang seperti itu untuk menggaet orang yang gemar akan desain mobil ala Italia ini. Hanya saja, ada beberapa peristiwa di tahun-tahun belakangan ini yang mempermasalahkan desain sebuah produk; seperti beberapa waktu lalu, Sewa Rental Mobil Murah di Surabaya melihat ada perseteruan antara Samsung dan Apple terkait desain ponselnya.

Memang cukup membanggakan apabila kita dapat meminang mobil-mobil mahal itu masuk ke garasi kita. Jadi Rental Sewa Mobil Pregio di Surabaya melihat orang-orang seperti ini... mungkin sekali dia ingin "melihat" mobilnya sebagai apa yang telah dicapainya. Karena kebanyakan dari kita adalah orang-orang yang memandang mobil seperti bagian komponen status sosial. Tapi yang jelas bagi Sewa Rental Mobil Honda Mobilio di Surabaya, bagusnya sih membeli mobil nggak perlu yang mewah namun sebisa mungkin yang lebih dibuat untuk menunjang usaha rentalnya :D

Mungkin pula Anda juga tertarik membaca berita ini:
http://otomotif.kompas.com/read/2014/10/06/092000215/Ini.Karakter.Para.Pemilik.Bugatti.Veyron

Jumat, 10 Oktober 2014

Pembuntuan Jalan dan Alih Fungsi Jalan

Sewa Rental Mobil Avanza di Surabaya menelusuri komplain tentang pembuntuan jalan yang digunakan untuk hajatan di media berita semacam ini: link komplain warga; di beberapa sumber lainnya seperti forum, ada juga netizen yang menggerutu karena pembuntuan jalan: link kaskus tentang penutupan jalan.

Lalu ada pula berita imbauan seorang petugas polisi seperti pada link berikut ini: link Yuriko tentang penutupan jalan. Tak hanya jalan raya, yang mencengangkan lagi ada pendirian tenda di sekitaran rel kereta api dan beruntungnya rel tersebut adalah rel baru yang belum digunakan:

Pembuntuan jalan. Image: 9ethuk.wordpress.com

Dalam beberapa forum dan sentilan media sosial kita seringkali ada yang mengeluhkan jalan raya atau jalan besar yang beralih fungsi, tidak nyaman digunakan lagi karena banyak hal. Diantaranya adalah:
* Lokasi Demonstrasi
* Penggalangan Massa
* Hajatan (Pernikahan)
* Tempat Berjualan
* Tempat Ngetem Angkot
* Lalu Lalang Hewan Ternak
* Tempat Parkir
dll.

Selain tiga poin teratas, biasanya tak ada kejelasan soal perizinannya sehingga rawan bermasalah dengan pemakai jalan yang lain. Meski tak jarang ditemui pula ketiga contoh teratas ini mengabaikan kewajiban izin dinas terkait dengan kepentingannya menggunakan media jalan untuk kegiatannya tersebut.

Baik berizin atau tidak, pada kenyataannya orang yang terganggu akan kegiatan yang menggunakan badan jalan tersebut adalah para pengguna jalan umumnya. Sewa Mobil Innova di Surabaya bahkan menjumpai sebuah pegelaran hajatan yang menyita lebih dari 2/3 badan jalan, atau bahkan dibuntu sehingga pengguna jalan harus mencari jalan lain. Tentunya ini sangat menjengkelkan. Mungkin akan dimaklumi bila penyelenggaranya adalah keluarga yang kurang berada. Tapi bila tenda pernikahan tersebut terlihat mewah, maka kesannya akan lebih menjengkelkan. Mengapa tidak sewa gedung saja daripada menggunakan fasilitas jalan yang notabene milik umum. Apakah lantas tidak mematikan pencaharian mereka atau sekedar penumpang yang bertumpu pada jalan tersebut?
Misalnya saja:
* Angkot yang memutar jauh dari jalur trayek yang sebenarnya.
* Pengayuh becak yang harus berputar jauh.
* Pedagang di sekitar kejadian yang harus terkurangi omzetnya gara-gara orang yang akan melewati jalan tersebut (yang bisa saja adalah calon pembeli) harus mengambil jalan lain.
* Penumpang angkot atau becak yang akan turun setelah tempat hajatan tak bisa turun di tempat yang pas.

Yah, tapi bagaimanapun... susah pula bila tak ada komplain aduan. Belum lagi, ada pemikiran: bagaimana nantinya bila suatu saat terpaksa akan mengadakan seperti itu di hajatan yang akan digelar? Jadinya, ya bersikap pasrah berjamaah. Kondisi-kondisi seperti ini sudah dipikirkan oleh Sewa Rental Mobil Pregio di Surabaya. Ketika seorang pelanggan meminta untuk dijemput di suatu tempat, Rental Sewa Mobil Livina di Surabaya selalu berusaha untuk datang tepat waktu, bahkan datang lebih awal adalah sikap kami dalam menghadapi hal-hal semacam ini. Meskipun juga, ada aturan "tidak tertulis" yang perlu dipahami: Agaknya jarang sekali budaya 'membuntu jalan' ini terdapat di rumah pinggir jalan raya (meskipun ada pula di kota-kota tertentu).

Sewa Rental Mobil di Surabaya Barat menghimbau supaya kedepannya, pengaturan untuk alternatif jalan yang tertutup ini semakin diperhatikan, agar Rental Sewa Mobil Baru di Surabaya tidak lagi menemui pelanggan yang cemas karena jalan-jalan yang tertutup ini. Jalan umum mungkin mudah dihapal, karena profesionalitas seorang sopir. Hanya saja, jalan alternatif pengganti tentunya akan mudah dilalui jika saja rambu-rambu untuk arah di sepanjang jalan terlihat jelas meskipun tanpa bantuan manusia untuk mengarahkan. Karena biasanya, seorang sopir pun was-was pula menghindari seorang manusia di tengah jalan bila jalan itu sempit. Tentunya, dengan koordinasi dan penanganan yang baik semua akan menerima hal-hal yang baik pula, termasuk pelanggan Rental Mobil Honda Mobilio di Surabaya

Namun Sewa Mobil Surabaya juga mengapresiasi sikap polisi pada berita berikut ini: http://bengkulu.antaranews.com/berita/26282/polres-larang-penutupan-jalan-untuk-acara-hajatan

Karena jalan dipakai oleh banyak pihak dan merupakan hasil sumbangan dari banyak pihak pula lewat kewajiban pajak yang terbayar. Dan semoga akan terpetik solusi yang baik untuk kenyamanan bersama nantinya; supaya... sama seperti Anda, Rental Sewa Mobil Murah di Surabaya tak menjumpai lagi keluhan dikemudian hari.