Tampilkan postingan dengan label instansi pemerintah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label instansi pemerintah. Tampilkan semua postingan

Kamis, 30 Juli 2015

Tanda Marka Cat di Jalan

fortunerentcar.com - Sewa Rental Mobil Avanza di Surabaya dan kita semua pasti sering melewati jalan raya dalam keseharian sebagai pengguna jalan, dan di sana kita pasti akan menjumpai marka berupa garis putus-putus atau bersambung di jalan yang berasal dari cat yang dioplos dengan bahan lain yang cukup kuat. Marka cat ini sama pentingnya dengan rambu lalu lintas yang mudah dipahami dan cenderung familiar di masyarakat. Marka ini dibuat oleh pihak terkait dimana lokasi jalan tersebut berada, yang bisa atau tanpa bekerja sama dengan Dinas Perhubungan. Jika berada di jalanan umum maka penanggung jawabnya adalah Dinas Pekerjaan Umum; Jika berada di jalan tol, maka pengelola jalan tol tersebut; dan jika berada di lingkup area suatu perusahaan, maka penanggungjawabnya adalah pengelola dan manajemen perusahaan itu sendiri.

gambar jalan (tol) dengan rambu jalan dan marka cat sekaligus. image: commons.wikimedia.org

Pengertian Marka Jalan sendiri tepat seperti yang dijabarkan pada Pasal 1 Bab I Permen (Peraturan Menteri) nomor 34 tahun 2014 tentang marka Jalan: "Marka Jalan adalah suatu tanda yang berada di permukaan jalan atau di atas permukaan jalan yang meliputi peralatan atau tanda yang membentuk garis membujur, garis melintang, garis serong, serta lambang yang berfungsi untuk mengarahkan arus lalu lintas dan membatasi daerah kepentingan lalu lintas." yang dalam artikel ini Sewa Rental Mobil Innova di Surabaya akan mengulas salah satunya saja—yaitu "Marka dengan Cat" yang sesuai dengan judul.

Marka jalan ini tentunya mempunyai standar atau ketentuan yang berlaku secara nasional (atau bahkan internasional) yang membuatnya bisa dipahami oleh siapa saja yang telah mempunyai SIM—karena pelajaran seperti ini biasanya muncul saat kita mengurus SIM. Untuk Anda atau mereka yang belum mempunyai SIM, mungkin bisa mempelajari dengan mengunduh Permen tersebut disini: tautan permen PDF atau membaca blog yang di dalamnya termuat ketentuan dan prosedur lengkap tentang tampilan fisik bentuk marka ini di jalan.
Meski ada kemungkinan pula pengetahuan tentang marka jalan ini diajarkan dalam kurikulum pelajaran sekolah seperti jaman dulu yang pernah ada pada Pelajaran PPKN (Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan). Untuk mereka yang telah mempunyai SIM termasuk Rental Sewa Mobil Pregio di Surabaya pun, rasanya juga perlu referensi juga sebagai pengingat bila suatu saat ada yang terlupa; meski sering berkendara di jalan pun tentunya akan membiasakan kita memahami berbagai marka tersebut 'diluar kepala' karena lebih akan langsung kepada praktiknya daripada hanya sekedar menghapal teori.

Tentang perwujudan dari marka cat ini sendiri, ada banyak sekali model marka. Misalnya saja seperti yang dijabarkan juga dalam (masih Pasal 1) Permen tadi:
2. Marka Membujur adalah Marka Jalan yang sejajar dengan sumbu jalan.
3. Marka Melintang adalah Marka Jalan yang tegak lurus terhadap sumbu jalan.
4. Marka Serong adalah Marka Jalan yang membentuk garis utuh yang tidak termasuk dalam pengertian Marka Membujur atau Marka Melintang, untuk menyatakan suatu daerah permukaan jalan yang bukan merupakan jalur lalu lintas kendaraan.
5. Marka Lambang adalah Marka Jalan berupa panah, gambar, segitiga, atau tulisan yang dipergunakan untuk mengulangi maksud rambu lalu lintas atau untuk memberitahu pengguna jalan yang tidak dapat dinyatakan dengan rambu lalu lintas.
6. Marka Kotak Kuning adalah Marka Jalan berbentuk segi empat berwarna kuning yang berfungsi melarang kendaraan berhenti di suatu area.
7. Jalur adalah bagian jalan yang dipergunakan untuk lalu lintas kendaraan.
8. Lajur adalah bagian jalur yang memanjang, dengan atau tanpa Marka Jalan, yang memiliki lebar cukup untuk dilewati satu kendaraan bermotor, selain sepeda motor.
9. Pulau Lalu Lintas adalah bagian jalan yang tidak dapat dilalui oleh kendaraan, dapat berupa Marka Jalan atau bagian jalan yang ditinggikan.

Membaca definisi di atas saja akan repot bila tidak mempunyai gambaran tentang bagaimana fisik marka tersebut. Jadi untuk lebih baiknya Anda bisa mengunduh berkas Peraturan Menteri tersebut pada tautan yang tadi diberikan, supaya isinya dapat dipelajari. Karena ada beberapa informasi penting terkait keselamatan dan kewajiban kita sebagai pengendara di jalan raya, termasuk Sewa Mobil Surabaya. Seperti marka cat jalan berikut ini:

[ gambar diambil dari screenshot Permen 34 tahun 2014 ]

[ gambar diambil dari screenshot Permen 34 tahun 2014 ]

[ gambar diambil dari screenshot Permen 34 tahun 2014 ]

[ gambar diambil dari screenshot Permen 34 tahun 2014 ]

[ gambar diambil dari screenshot Permen 34 tahun 2014 ]

[ gambar diambil dari screenshot Permen 34 tahun 2014 ]

[ gambar diambil dari screenshot Permen 34 tahun 2014 ]


Sekedar informasi pembaca blog Rental Sewa Mobil di Surabaya Barat, ada gambar-gambar dalam Peraturan Menteri tersebut yang ternyata mungkin cenderung tidak familiar dengan masyarakat sekitar Kota Surabaya karena mungkin tak pernah disosialisasikan. Kami menggunakan kata 'mungkin' disini dengan arti banyak/ambigu: bisa jadi pernah namun woro-woronya tak menjangkau banyak orang (sosial masyarakat) atau mungkin pernah disosialisasikan tetapi terlupa untuk diingat. Ada yang tahu arti rambu tertentu tetapi tak peduli. Misalnya saja pada gambar tangkapan Google Street Map dibawah ini.

Dan coba tebak, apakah seseorang yang memparkir motor ini tidak tahu saat dia melanggar marka garis zigzag dengan tanda dilarang berhenti tersebut:




Terlepas dari tahu atau tidaknya pengemudi motor akan arti marka cat pada jalan Tunjungan Surabaya tersebut, memang aturan baku secara teknis yang ditetapkan oleh Peraturan Menteri tadi benar-benar diterapkan di kawasan Surabaya untuk ketertiban lalu lintas, hanya kepatuhan warga terhadap marka cat serta rambu-rambu tersebut agaknya masih membuat pengguna jalan lainnya—termasuk Rental Sewa Mobil Livina di Surabaya dan pihak kepolisian geleng-geleng kepala.
Satu hal penting lain, perbedaan warna cat yang digunakan agaknya berlaku berbeda antara ketentuan di Indonesia dengan luar negeri—di Indonesia, marka cat berwarna kuning pada gambar tangkapan Google Maps tersebut mungkin perlu diperjelas juga dan dilakukan pengecatan ulang supaya marka jalannya bisa sejelas ini:

Marka jalan zigzag di jalan. image: patrick Neylan/commons.wikimedia.org
Semoga artikel Rental Sewa Mobil Murah di Surabaya ini bermanfaat.

Rabu, 19 November 2014

Infrastruktur dan Persewaan Mobil

Jika ditanyakan: apa hubungan antara persewaan mobil seperti Sewa Rental Mobil Innova di Surabaya dengan infrastruktur penunjang? Mungkin akan banyak. Bila Anda berkeliling ke daerah kota Sidoarjo ke barat hingga tembus ke Mojokerto (arah ke kota Jombang atau Nganjuk), pastinya akan menjumpai jembatan tol yang melintasi Sungai Brantas. Disebut jembatan tol karena sebelumnya, kendaraan yang akan melintas melewati jembatan ini akan dikenai tarif seperti tol. Selain itu, ada beberapa jembatan lain yang terhubung melalui beberapa jalan di sebelah barat; juga melintasi sungai yang sama. Pemungutan tarif tersebut dibebaskan beberapa kemudian; jadi ketika kita melewati Jembatan Tol ini sekarang pastinya akan tanpa bayar alias gratis.

Perhatikan peta jembatan tol tersebut dibawah ini:





Bicara soal Jembatan Tol, jembatan berjenis ini agaknya dibuat sangat kuat hingga konstruksinya akan bertahan selama beberapa dasawarsa (bahkan sampai dalam hitungan abad). Bandingkan dengan jembatan biasa tanpa tarif seperti pada jembatan Comal sebagai penghubung lalu-lintas Jawa Barat (Jakarta) dan Jawa Tengah (Semarang) yang kapasitasnya hanya dibatasi sampai beberapa ton saja per kendaraan; sedangkan untuk Jembatan Tol seperti ini, tengok saja ada berapa kendaraan yang melintas tiap harinya... bahkan banyak diantaranya kendaraan ini didominasi trailer dan bus serta truk. Karena jembatan tersebut menghantarkan arus dari Surabaya ke barat (Mojokerto, Jombang, Kediri, Nganjuk, Tulungagung sampai ke Yogyakarta atau Solo). Meski berdasar pantauan Rental Sewa Mobil Honda Mobilio di Surabaya alternatif untuk jembatan ini ada beberapa di sebelah barat atau timurnya (kira-kira 2-5 km), tapi untuk mencapai jalan ini kita perlu memutar agak jauh. Kira-kira satu jam, hingga kembali ke jalur aslinya yaitu di Bypass Surabaya - Mojokerto.

Namun, dibandingkan dengan apa yang terjadi pada berita berikut ini:
http://www.antaranews.com/berita/454716/kerusakan-jembatan-comal-berdampak-ke-tarif-bus
Ketika sebuah jembatan berfungsi sangat vital, agaknya dipertimbangkan dibangun lebih dari satu di jalan perintis yang agak berdekatan. Ini berfungsi sebagai alternatif jembatan utama yang menampung lebih banyak muatan. Yang Sewa Rental Mobil Murah di Surabaya lihat pada kasus Jembatan Comal ini sangat parah sehingga mengganggu kelancaran arus lalu-lintas dari Barat ke Timur dan sebaliknya. Bila Rental Sewa Mobil di Surabaya Barat cermati beritanya, rute berputarnya sampai akhirnya tiba di Semarang ini sangat parah selisihnya... hingga memakan dua-tiga kali dari waktu tempuh awalnya. Gila nggak?

Perbaikan Jembatan Comal, Jawa Tengah. Image: tribunnews.com

Untuk mencegah kerugian, maka tarif bus naik sekian persen (kenaikan hanya di kisaran bus non-ekonomi). Bila perusahaan otobus yang juga menyediakan dua kelas kelas non-ekonomi dan ekonomi mungkin tidak akan ada masalah karena bisa subsidi silang. Tetapi, ini akan memberatkan perusahaan otobus yang hanya menyediakan kelas ekonomi. Jika dikalkulasi, untuk satu kali rute penumpang ditarif sekian puluh ribu hingga ratusan ribu tergantung jauh dekatnya. Yang tentu saja dari setiap bus ini tidak penuh hingga 100% karena banyaknya antrian bus yang ada dibelakangnya. Sehingga, bus tersebut memperoleh tambahan penumpangnya di perjalanan.

Hanya saja, bagaimana jika ini terjadi pada trayek yang akan dituju pelanggan Sewa Rental Mobil Livina di Surabaya? Tentunya akan rugi besar ketika mereka menggunakan kendaraan yang kenyamanannya terukur berdasarkan terawatnya armada dalam kesehariannya. Mengapa rugi besar? Karena apa yang pelanggan bayarkan tidak berdasar panjang-pendek dari sebuah rute yang akan ditempuh, tetapi berdasarkan setengah harian atau seharian. Bila jarak tempuh awalnya dapat dicapai dalam 12 jam tetapi molor hingga dua hari dua malam, tentu akan memberatkan pelanggan Rental Sewa Mobil Livina di Surabaya bila dipikir.

Jembatan timbang untuk mengetahui bobot kendaraan. Seharusnya tiap mobil berat (bus, truk, dan trailer) melalui jembatan ini. Tentunya, kejujuran petugas juga harus dikedepankan guna menghindari suap yang merembet pengguna jalan lainnya. Image: bidikberita.com

Dan, bila suatu saat Anda mengalami kejadian seperti ini pas sedang menyewa jasa Sewa Mobil Surabaya, tentunya akan sedih, dan merasa jengkel. Karena, sebenarnya untuk Harga Sewa Mobil Surabaya sendiri telah ditekan. Ingat pula saat Anda bisa bepergian bersama-sama dalam satu mobil untuk beberapa orang, dibandingkan dengan naik bus dimana Anda harus membayar masing-masing per-individu. Salah satu cara untuk menghindarinya adalah tetap update pada berita terkini di media apapun. Di televisi, di radio, dan di website. Sehingga, kita akan lebih waspada dan tidak akan merasa rugi. Mungkin bisa jadi akan memilih kereta api :). Hehe... Tapi, kembali lagi pada pelayan publik yang berwewenang... Harusnya lebih tegas menindak supaya infrastruktur kita lebih awet, karena kebanyakan keamburadulan infrastruktur kita baik jembatan atau jalan adalah karena kelebihan tonase atau muatan. Kalau rusak begini, malah lebih membengkak kerugiannya daripada menindak beberapa oknum perusahaan yang bandel. Dan kebawelan oknum ini akhirnya merembet ke semua lini disribusi barang serta transportasi, termasuk ke Rental Sewa Mobil Murah di Surabaya nantinya.

Jumat, 10 Oktober 2014

Pembuntuan Jalan dan Alih Fungsi Jalan

Sewa Rental Mobil Avanza di Surabaya menelusuri komplain tentang pembuntuan jalan yang digunakan untuk hajatan di media berita semacam ini: link komplain warga; di beberapa sumber lainnya seperti forum, ada juga netizen yang menggerutu karena pembuntuan jalan: link kaskus tentang penutupan jalan.

Lalu ada pula berita imbauan seorang petugas polisi seperti pada link berikut ini: link Yuriko tentang penutupan jalan. Tak hanya jalan raya, yang mencengangkan lagi ada pendirian tenda di sekitaran rel kereta api dan beruntungnya rel tersebut adalah rel baru yang belum digunakan:

Pembuntuan jalan. Image: 9ethuk.wordpress.com

Dalam beberapa forum dan sentilan media sosial kita seringkali ada yang mengeluhkan jalan raya atau jalan besar yang beralih fungsi, tidak nyaman digunakan lagi karena banyak hal. Diantaranya adalah:
* Lokasi Demonstrasi
* Penggalangan Massa
* Hajatan (Pernikahan)
* Tempat Berjualan
* Tempat Ngetem Angkot
* Lalu Lalang Hewan Ternak
* Tempat Parkir
dll.

Selain tiga poin teratas, biasanya tak ada kejelasan soal perizinannya sehingga rawan bermasalah dengan pemakai jalan yang lain. Meski tak jarang ditemui pula ketiga contoh teratas ini mengabaikan kewajiban izin dinas terkait dengan kepentingannya menggunakan media jalan untuk kegiatannya tersebut.

Baik berizin atau tidak, pada kenyataannya orang yang terganggu akan kegiatan yang menggunakan badan jalan tersebut adalah para pengguna jalan umumnya. Sewa Mobil Innova di Surabaya bahkan menjumpai sebuah pegelaran hajatan yang menyita lebih dari 2/3 badan jalan, atau bahkan dibuntu sehingga pengguna jalan harus mencari jalan lain. Tentunya ini sangat menjengkelkan. Mungkin akan dimaklumi bila penyelenggaranya adalah keluarga yang kurang berada. Tapi bila tenda pernikahan tersebut terlihat mewah, maka kesannya akan lebih menjengkelkan. Mengapa tidak sewa gedung saja daripada menggunakan fasilitas jalan yang notabene milik umum. Apakah lantas tidak mematikan pencaharian mereka atau sekedar penumpang yang bertumpu pada jalan tersebut?
Misalnya saja:
* Angkot yang memutar jauh dari jalur trayek yang sebenarnya.
* Pengayuh becak yang harus berputar jauh.
* Pedagang di sekitar kejadian yang harus terkurangi omzetnya gara-gara orang yang akan melewati jalan tersebut (yang bisa saja adalah calon pembeli) harus mengambil jalan lain.
* Penumpang angkot atau becak yang akan turun setelah tempat hajatan tak bisa turun di tempat yang pas.

Yah, tapi bagaimanapun... susah pula bila tak ada komplain aduan. Belum lagi, ada pemikiran: bagaimana nantinya bila suatu saat terpaksa akan mengadakan seperti itu di hajatan yang akan digelar? Jadinya, ya bersikap pasrah berjamaah. Kondisi-kondisi seperti ini sudah dipikirkan oleh Sewa Rental Mobil Pregio di Surabaya. Ketika seorang pelanggan meminta untuk dijemput di suatu tempat, Rental Sewa Mobil Livina di Surabaya selalu berusaha untuk datang tepat waktu, bahkan datang lebih awal adalah sikap kami dalam menghadapi hal-hal semacam ini. Meskipun juga, ada aturan "tidak tertulis" yang perlu dipahami: Agaknya jarang sekali budaya 'membuntu jalan' ini terdapat di rumah pinggir jalan raya (meskipun ada pula di kota-kota tertentu).

Sewa Rental Mobil di Surabaya Barat menghimbau supaya kedepannya, pengaturan untuk alternatif jalan yang tertutup ini semakin diperhatikan, agar Rental Sewa Mobil Baru di Surabaya tidak lagi menemui pelanggan yang cemas karena jalan-jalan yang tertutup ini. Jalan umum mungkin mudah dihapal, karena profesionalitas seorang sopir. Hanya saja, jalan alternatif pengganti tentunya akan mudah dilalui jika saja rambu-rambu untuk arah di sepanjang jalan terlihat jelas meskipun tanpa bantuan manusia untuk mengarahkan. Karena biasanya, seorang sopir pun was-was pula menghindari seorang manusia di tengah jalan bila jalan itu sempit. Tentunya, dengan koordinasi dan penanganan yang baik semua akan menerima hal-hal yang baik pula, termasuk pelanggan Rental Mobil Honda Mobilio di Surabaya

Namun Sewa Mobil Surabaya juga mengapresiasi sikap polisi pada berita berikut ini: http://bengkulu.antaranews.com/berita/26282/polres-larang-penutupan-jalan-untuk-acara-hajatan

Karena jalan dipakai oleh banyak pihak dan merupakan hasil sumbangan dari banyak pihak pula lewat kewajiban pajak yang terbayar. Dan semoga akan terpetik solusi yang baik untuk kenyamanan bersama nantinya; supaya... sama seperti Anda, Rental Sewa Mobil Murah di Surabaya tak menjumpai lagi keluhan dikemudian hari.