Tampilkan postingan dengan label rute. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label rute. Tampilkan semua postingan

Selasa, 29 September 2015

Trans Sidoarjo sebagai bagian dari BRT di Indonesia

fortunerentcar.com - Baru-baru ini di Kota tetangga Surabaya yakni Sidoarjo, memberlakukan moda transportasi umum baru yakni Trans Sidoarjo. Barisan bus yang berhenti khusus di halte khusus ini menyusul kota-kota lain yang sebelumnya ada dan mengusung metode sejenis, dengan nama awalan 'Trans' dan diikuti nama kotanya.

Inilah beberapa kota yang telah mempunyai armada Bus Rapid Transit merujuk berbagai sumber:
Jakarta: Trans Jakarta
Bogor: Trans Pakuan
Depok: Trans Jabodetabek
Bandung: Trans Metro Bandung
Tangerang Selatan: Trans Anggrek
Solo: Batik Solo Trans
Semarang: Trans Semarang
Jogja: Trans Jogja
Palembang: Trans Musi
Lampung: Trans Bandar Lampung
Pekanbaru: Trans Metro Pekanbaru
Bali: Trans Sarbagita
Manado: Trans Kawanua Manado
Makassar: Trans Mamminasata
Padang: Trans Padang

Bus Rapid Transit ini melengkapi keanekaragaman jenis angkutan umum di kota-kota tadi yang rencananya memang akan merata di seluruh Indonesia, sumber berita: http://beritatrans.com/2015/07/30/kemenhub-mulai-bangun-1-000-bus-untuk-33-pemprov-di-indonesia/. Bahkan di Jayapura sebagai ibukota provinsi paling timur di Indonesia juga tak luput dari rencana transportasi massal ini, sumber berita: http://www.pasificpos.com/kota-jayapura/3685-bus-mirip-trans-jakarta-akan-beroperasi-di-kota-jayapura. Sebagai tambahan, ternyata tidak selalu bus dengan embel-embel nama "Trans" merupakan kebijakan yang diambil oleh Pemkot setempat. Di Tangerang ada Bus Trans Citra Raya yang menghubungkan Perumahan Citra Raya dengan beberapa kawasan di Jakarta. Kota Sidoarjo sendiri adalah termasuk daerah "luar kota" sesuai batasan tarif yang berlaku di Sewa Rental Mobil Murah di Surabaya dengan batas Bandara Juanda.

Bus Rapid Transit pertama di dunia: Curitiba-Brazil. Image: Mario Roberto Duran Ortiz Mariordo/commons.wikimedia.org


Bagaimana cara kerja Bus Rapid Transit ini? Sepengetahuan Sewa Mobil Livina di Surabaya, sistemnya adalah seperti bus kota yang telah beroperasi di Surabaya yang dibangun dengan haltenya, dengan jalur trayek (koridor) yang berbeda. Penumpang pun bisa naik-turun di halte tersebut. Namun Rental Mobil Pregio di Surabaya selama ini mengamati bus-bus kota yang beroperasi di Kota Pahlawan ini dari perkembangan dan fakta di lapangan, bus-bus kota tersebut tidak berhenti di halte pemberhentian. Dan perbedaan yang mencolok dari bus Rapid Transit ini adalah harus menaik-turunkan penumpang di halte karena letak pijakan pintu keluar-masuk penumpang sangat tinggi jika diukur dari permukaan tanah.

Jika kita menuju ke suatu tempat dengan rute yang tak tercapai oleh satu trayek koridor tertentu, maka kita sebagai penumpang akan dioper ke bus lain dengan trayek koridor lain menuju ke tempat tujuan kita (yang jalur koridornya bersinggungan/melewati halte yang sama). Kemungkinannya, kita akan naik-turun untuk dioper ke beberapa bus dengan koridor yang berbeda sesuai dengan tujuan kita itu. Tentu saja ongkos tarif kita naik bus ini adalah sekali bayar pada saat pertama naik saja meski kita menaiki bus yang berbeda. Hanya kita perlu kerelaan juga naik-turun halte untuk dioper-oper antar bus tadi. Hal "oper-oper" ini terkadang juga dilakukan oleh pertemanan sopir angkot pada trayek yang sama jika jumlah penumpangnya sangat minim dan terasa tidak mampu menutup biaya operasional. Meski armada bus ini tidak ngetem seperti angkot, tapi tetap penumpang rasanya harus menyediakan waktu lebih karena berputar-putarnya jalur yang dilalui oleh bus demi mengakomodasi sebanyak mungkin penumpang.

Bus Trans Sidoarjo. Image: Sugiharto/Surya/Surabaya.Tribunnews.com

Sidoarjo adalah kota kesekian di Indonesia yang mempunyai armada bus BRT ini selain ibukota provinsi. Malah di Kota Surabaya sendiri sebagai ibukota provinsi tak mempunyai armada bus tersebut. Mungkin karena jalur di Surabaya sendiri telah padat oleh angkot, taksi, angguna (yang semakin jarang), rental mobil, KRL (komuter) serta bus kota itu sendiri. Seperti yang juga terjadi di beberapa kota lain seperti pantauan Sewa Mobil Surabaya, pengoperasian Bus Rapid Transit ini sempat ditentang beberapa sopir angkot dan bison (sebutan angkutan umum dengan armada merk Isuzu sejenis Isuzu Elf dengan trek Surabaya-Malang).

Sampai hari ini (saat artikel ini tayang) telah beberapa hari sejak BRT Kota Sidoarjo tersebut telah dioperasikan namun belum sampai berusia sebulan, dengan pembukaan pada hari pertama gratis. Beberapa masalah yang terjadi antara lain halte yang tidak bisa digunakan sementara waktu: http://www.tribunnews.com/regional/2015/09/21/area-halte-bus-trans-sidoarjo-jadi-kandang-kambing, intimidasi terhadap petugas halte: http://surabaya.tribunnews.com/2015/04/14/kaca-halte-bus-trans-sidoarjo-dirusak-orang-tak-dikenal, terkait koordinasi dengan pemkot Surabaya: http://surabaya.tribunnews.com/2015/07/07/bangun-shelter-brt-pemkab-sidoarjo-belum-koordinasi-pemkot-surabaya dan lain-lain. Terutama yang terakhir, sepertinya pemkot Sidoarjo sendiri terkesan melakukan trial-error dengan bertekad untuk mengoperasikan bus ini dan membangun shelter yang jika dipikir... kemungkinan koordinasi ini berdasarkan "keterlanjuran" karena shelter-nya telah dibangun. Tapi lebih jauh, armada BRT ini sendiri adalah hibah dari pemerintah pusat kepada Kota Sidoarjo.

Saat browsing online, Sewa Rental Mobil di Surabaya Barat menemukan satu klaim dari situs BRT dunia (http://www.itdp.org) yang menyebutkan bahwa sistem Bus Trans Jakarta mereduksi emisi karbondioksida sebanyak 37.000 metrik ton pertahun setara yang dihasilkan oleh 6.800 mobil di jalan; angka yang cukup signifikan.

Bagaimana efek beroperasinya BRT ini terhadap operasional Sewa Mobil Avanza di Surabaya sendiri? Tak bisa dipungkiri, segala kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah kota akan berpengaruh kepada Rental Mobil Innova di Surabaya, baik kecil maupun besar; atau langsung maupun tak langsung. Tampaknya, efek adanya BRT ini akan berpengaruh secara tak langsung pada Sewa Mobil Surabaya; yang belum tampak jelas terasa pada saat ini karena pada waktu artikel ini ditayangkan, belum ada BRT beroperasi di Surabaya. Yang ada hanya pada kota tetangga, Sidoarjo.

Meski begitu, sistem dan operasional BRT yang cenderung berbeda dengan Rental Mobil Surabaya tentunya akan memberikan pilihan lain kepada pengguna jasa transportasi. Sewa Mobil Surabaya percaya bahwa masing-masing akan bertahan karena ceruk pasarnya juga berbeda. Karena sistem Sewa Rental Mobil Murah di Surabaya dengan Taksi saja sudah berbeda jauh. Jikalau ada imbas, yang akan terkena dampaknya secara langsung adalah angkot, angguna, bus kota atau Taksi. Karena jika kita pernah menggunakan jasa BRT ini, armadanya cukup nyaman untuk dinaiki serta ber-AC.

Hal lain yang bisa dicermati adalah bahwa BRT tersebut tidak melewati setiap jalan di suatu kota. Di kota lain, ada jalan-jalan yang terlewat oleh trayek BRT ini dan kita terpaksa harus menempuh jalan kaki ke jalan tujuan kita itu yang jaraknya dinilai cukup dekat. Lain halnya dengan angkot yang memang hanya menempuh trayek tertentu. Jika kita ingin lebih pas ke tujuan kita bisa memilih Taksi atau Angguna yang sudah sangat jarang. Bila kita ingin lebih nyaman untuk berjam-jam hingga perhari, bisa menggunakan jasa rental mobil plus sopir seperti Sewa Mobil Honda Mobilio di Surabaya. Ada spesifikasi sendiri yang menjadi ciri khas angkutan publik ini. Semoga dari kesemuanya ini ada solusi yang bisa ditempuh untuk masing-masing angkutan tersebut (dari pemerintah) supaya seterusnya, berbagai komponen dan masyarakat yang terlibat (termasuk para karyawan dan sopir) bisa terhindar dari hal-hal yang negatif.

Rabu, 19 November 2014

Infrastruktur dan Persewaan Mobil

Jika ditanyakan: apa hubungan antara persewaan mobil seperti Sewa Rental Mobil Innova di Surabaya dengan infrastruktur penunjang? Mungkin akan banyak. Bila Anda berkeliling ke daerah kota Sidoarjo ke barat hingga tembus ke Mojokerto (arah ke kota Jombang atau Nganjuk), pastinya akan menjumpai jembatan tol yang melintasi Sungai Brantas. Disebut jembatan tol karena sebelumnya, kendaraan yang akan melintas melewati jembatan ini akan dikenai tarif seperti tol. Selain itu, ada beberapa jembatan lain yang terhubung melalui beberapa jalan di sebelah barat; juga melintasi sungai yang sama. Pemungutan tarif tersebut dibebaskan beberapa kemudian; jadi ketika kita melewati Jembatan Tol ini sekarang pastinya akan tanpa bayar alias gratis.

Perhatikan peta jembatan tol tersebut dibawah ini:





Bicara soal Jembatan Tol, jembatan berjenis ini agaknya dibuat sangat kuat hingga konstruksinya akan bertahan selama beberapa dasawarsa (bahkan sampai dalam hitungan abad). Bandingkan dengan jembatan biasa tanpa tarif seperti pada jembatan Comal sebagai penghubung lalu-lintas Jawa Barat (Jakarta) dan Jawa Tengah (Semarang) yang kapasitasnya hanya dibatasi sampai beberapa ton saja per kendaraan; sedangkan untuk Jembatan Tol seperti ini, tengok saja ada berapa kendaraan yang melintas tiap harinya... bahkan banyak diantaranya kendaraan ini didominasi trailer dan bus serta truk. Karena jembatan tersebut menghantarkan arus dari Surabaya ke barat (Mojokerto, Jombang, Kediri, Nganjuk, Tulungagung sampai ke Yogyakarta atau Solo). Meski berdasar pantauan Rental Sewa Mobil Honda Mobilio di Surabaya alternatif untuk jembatan ini ada beberapa di sebelah barat atau timurnya (kira-kira 2-5 km), tapi untuk mencapai jalan ini kita perlu memutar agak jauh. Kira-kira satu jam, hingga kembali ke jalur aslinya yaitu di Bypass Surabaya - Mojokerto.

Namun, dibandingkan dengan apa yang terjadi pada berita berikut ini:
http://www.antaranews.com/berita/454716/kerusakan-jembatan-comal-berdampak-ke-tarif-bus
Ketika sebuah jembatan berfungsi sangat vital, agaknya dipertimbangkan dibangun lebih dari satu di jalan perintis yang agak berdekatan. Ini berfungsi sebagai alternatif jembatan utama yang menampung lebih banyak muatan. Yang Sewa Rental Mobil Murah di Surabaya lihat pada kasus Jembatan Comal ini sangat parah sehingga mengganggu kelancaran arus lalu-lintas dari Barat ke Timur dan sebaliknya. Bila Rental Sewa Mobil di Surabaya Barat cermati beritanya, rute berputarnya sampai akhirnya tiba di Semarang ini sangat parah selisihnya... hingga memakan dua-tiga kali dari waktu tempuh awalnya. Gila nggak?

Perbaikan Jembatan Comal, Jawa Tengah. Image: tribunnews.com

Untuk mencegah kerugian, maka tarif bus naik sekian persen (kenaikan hanya di kisaran bus non-ekonomi). Bila perusahaan otobus yang juga menyediakan dua kelas kelas non-ekonomi dan ekonomi mungkin tidak akan ada masalah karena bisa subsidi silang. Tetapi, ini akan memberatkan perusahaan otobus yang hanya menyediakan kelas ekonomi. Jika dikalkulasi, untuk satu kali rute penumpang ditarif sekian puluh ribu hingga ratusan ribu tergantung jauh dekatnya. Yang tentu saja dari setiap bus ini tidak penuh hingga 100% karena banyaknya antrian bus yang ada dibelakangnya. Sehingga, bus tersebut memperoleh tambahan penumpangnya di perjalanan.

Hanya saja, bagaimana jika ini terjadi pada trayek yang akan dituju pelanggan Sewa Rental Mobil Livina di Surabaya? Tentunya akan rugi besar ketika mereka menggunakan kendaraan yang kenyamanannya terukur berdasarkan terawatnya armada dalam kesehariannya. Mengapa rugi besar? Karena apa yang pelanggan bayarkan tidak berdasar panjang-pendek dari sebuah rute yang akan ditempuh, tetapi berdasarkan setengah harian atau seharian. Bila jarak tempuh awalnya dapat dicapai dalam 12 jam tetapi molor hingga dua hari dua malam, tentu akan memberatkan pelanggan Rental Sewa Mobil Livina di Surabaya bila dipikir.

Jembatan timbang untuk mengetahui bobot kendaraan. Seharusnya tiap mobil berat (bus, truk, dan trailer) melalui jembatan ini. Tentunya, kejujuran petugas juga harus dikedepankan guna menghindari suap yang merembet pengguna jalan lainnya. Image: bidikberita.com

Dan, bila suatu saat Anda mengalami kejadian seperti ini pas sedang menyewa jasa Sewa Mobil Surabaya, tentunya akan sedih, dan merasa jengkel. Karena, sebenarnya untuk Harga Sewa Mobil Surabaya sendiri telah ditekan. Ingat pula saat Anda bisa bepergian bersama-sama dalam satu mobil untuk beberapa orang, dibandingkan dengan naik bus dimana Anda harus membayar masing-masing per-individu. Salah satu cara untuk menghindarinya adalah tetap update pada berita terkini di media apapun. Di televisi, di radio, dan di website. Sehingga, kita akan lebih waspada dan tidak akan merasa rugi. Mungkin bisa jadi akan memilih kereta api :). Hehe... Tapi, kembali lagi pada pelayan publik yang berwewenang... Harusnya lebih tegas menindak supaya infrastruktur kita lebih awet, karena kebanyakan keamburadulan infrastruktur kita baik jembatan atau jalan adalah karena kelebihan tonase atau muatan. Kalau rusak begini, malah lebih membengkak kerugiannya daripada menindak beberapa oknum perusahaan yang bandel. Dan kebawelan oknum ini akhirnya merembet ke semua lini disribusi barang serta transportasi, termasuk ke Rental Sewa Mobil Murah di Surabaya nantinya.