Tampilkan postingan dengan label kejahatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kejahatan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 03 November 2018

Apakah Kita Mempunyai Mental Penjarah Itu?

Ketika masyarakat mempunyai pendidikan moral dan kehidupan ekonomi (keuangan) yang rendah, apa yang diperbuatnya untuk bertahan hidup?
Sewa Rental Honda Mobilio di Surabaya ini tidak bermaksud merendahkan mereka yang mempunyai keadaan ekonomi pas-pasan, namun hanya menjadikan sebagian anggota masyarakat yang 'bermoral rendah' ini sebagai inspirasi untuk kita sendiri dalam melangkah ke depan.
Dan tentu saja, banyak orang dengan ekonomi pas-pasan masih bisa menjaga 'moral' dan kebijaksanaannya dengan baik. Meski bagaimanapun, hidup dengan terus dilanda kekurangan itu tidak enak.

Ilustrasi pencuri yang mengintip rumah korban. Sumber: Pixabay/lechenie-narkomanii


Menjadikan orang lain sebagai cermin untuk kita sendiri rasanya bukan sesuatu yang negatif; siapa tahu di lain waktu kita juga bisa menolong mereka. Bahkan selama ini Rental Sewa Mobil Livina di Surabaya pun terbuka untuk berbagai lapisan masyarakat yang ingin bekerja jika di tempat kami saat ada lowongan yang belum terisi.
Lagipula, tidak semua warga dengan 'ekonomi pas-pasan' (menengah ke bawah) mempunyai moral yang buruk. Cukup banyak juga warga bijak yang dengan segala keterbatasannya juga mampu mendapat hikmah dari banyak hal yang bisa menuntunnya menjalani hidup sehari-hari. Selain itu, malah mereka yang mempunyai status lebih tinggi juga melakukan korupsi (pencurian yang berkaitan dengan keuangan) atau beberapa tindakan yang menimbulkan kerugian pihak lain beserta rentetan imbasnya. Setidaknya Sewa Rental Mobil Avanza di Surabaya beberapa kali mendapati berita atau artikel di internet terkait vandalisme, pencurian atau kegiatan negatif lainnya.

Dan pencurian ini tidak hanya menimpa orang atau pihak yang 'baik-baik saja', dengan kata lain hidup lurus, bekerja dan tidak tertimpa kemalangan. Tetapi ada pihak yang mengalami kerugian pun masih ada orang yang tega menambah panjang daftar kerugian yang diderita. Seperti misalnya penjarahan yang terjadi saat ada kecelakaan truk bermuatan: http://bonsaibiker.com/2018/04/05/warga-jarah-minyak-dari-tronton-yang-tabrakan-vs-bus-di-tol-ngawi/. Di kasus lain, Rental Sewa Mobil Innova di Surabaya mengapresiasi petugas polisi yang sempat menyelamatkan muatan dari serbuan warga: http://www.otosia.com/berita/polisi-ini-selamatkan-muatan-truk-dari-jarahan-ibu-ibu.html. Tindakan pencurian itu sendiri adalah kriminal, namun bagaimana jika segerombolan orang yang menjarah; apakah segerombolan orang tadi bakal ditahan sebagai sanksi? Kemungkinan di sini pendidikan moral yang didapat saat kecil hingga dewasa terpaksa dikesampingkan demi mementingkan urusan perut.

Beberapa waktu terakhir ini, seluruh Indonesia juga merasa miris disebabkan adanya pencurian/penjarahan di lokasi bencana gempa bumi Palu. Banyak yang menduga hal ini dipicu oleh instruksi Mendagri soal koordinasi kepada Pemda untuk membeli makanan dan dibagikan kepada masyarakat korban bencana, hanya kemudian salah tanggap disebabkan instruksinya bocor ke masyarakat atau ada yang tidak paham bagaimana sebenarnya harus dilaksanakan: https://www.bbc.com/indonesia/trensosial-45706329. Dari laman tadi Sewa Rental Pickup Grand Max di Surabaya juga merasa miris dobel, karena hal ini pun terjadi di negara lain yang pernah tertimpa musibah. Jika penjarahan itu lebih ke kebutuhan pokok seperti makanan, mungkin didasari oleh keinginan bertahan hidup. Namun yang disayangkan adalah penjarahan yang merambah barang lain seperti televisi dan lain sebagainya. Sebetulnya penjarahan sendiri adalah kriminalitas dan setiap hal yang bersifat kriminal atau kejahatan harus ditindak. Bagaimana korban gempa bumi malah membuat kerugian orang lain dari tindakan pencurian tersebut? Bagaimana bila seandainya pelaku berada dalam posisi korban pencurian?
Dari tautan lain, Rental Sewa Mobil Perhari di Surabaya juga mengetahui pihak kepolisian sempat mengamankan kepala desa yang mengerahkan massa untuk melakukan penjarahan.

Selain itu kita mungkin juga menemukan banyak kasus serupa lain, tetapi Sewa Rental Mobil Murah di Surabaya merasa yang berikut ini diluar dugaan: http://jateng.tribunnews.com/2018/06/29/truk-angkut-bir-terguling-netizen-geram-muatan-dijarah. Ketika sebagian dari masyarakat 'diharamkan' untuk mengkonsumsi alkohol, mengapa hingga ada penjarahan besar-besaran terhadap minuman beralkohol? Atau disebabkan mumpung gratis itu mungkin ya?
Dan banyak diantara kita yang mungkin diperingatkan oleh seseorang supaya tidak mengenakan perhiasan berlebihan saat bepergian di jalan; tetapi semakin kesini kita melihat ada banyak modus yang dilakukan seperti contoh berikut yang viral beberapa waktu terakhir. Rental Sewa Mobil Per-12 Jam di Surabaya sempat menemui di media sosial adanya modus yang dilakukan oleh satu keluarga yang bertamu secara rombongan meski saat ini telah dihapus.

Jika kita paham mereka yang berbuat jahat cenderung 'liar', seperti kawanan motor (belakangan diketahui pelakunya adalah Geng Jepang) yang menjarah toko pada tautan berikut ini:


lantas istilah apakah untuk mereka yang terlihat 'lebih beradab' tadi. Namun seperti awal tulisan ini, semoga hal-hal demikian dijauhkan dari kita semua. Yang lebih penting mungkin adalah berusaha mempermudah kehidupan orang lain ketimbang mempersulitnya. Tetap berlaku baik dimanapun dan kapanpun. Salam Sewa Mobil Surabaya.

Selasa, 08 Desember 2015

Global Peace Index dan Imbasnya

Sewa mobil surabaya Global Peace index adalah skala global dari negara-negara di dunia untuk memetakan gradien wilayah paling aman hingga wilayah paling berkonflik. Jika kita melihat url berikut ini: https://en.wikipedia.org/wiki/Global_Peace_Index, kita bisa tahu secara sepintas dengan melihat grafis (warna indikator) bahwa di tahun 2014 Negara Indonesia masih tergolong aman karena dilabel warna teal (hijau kebiruan) pucat. Sedangkan warna negara-negara yang beresiko tadi dilabel chili red (merah cabe), dimana kita masih sering menjumpai konflik (bersenjata) di kawasan tersebut.

Global Peace Index. image: commons.wikimedia.org/Spesh531


Apa pengaruhnya jika kita melihat Global Peace Index ini?
Indeks ini dikeluarkan oleh The Institute for Economics, yang penilaiannya berasal dari banyak hal; meliputi: konflik internal dan eksternal, aktivitas teroris, stabilitas politik, kriminal, kejahatan, relasi dengan negara tetangga, bunuh diri, demonstrasi, perbandingan antara publik dan napi dalam penjara, dan lain-lain. Sewa Rental Mobil Murah di Surabaya melihat ini sebagai tatanan global yang sedikit banyak berpengaruh di dalam negeri Indonesia. Apalagi bila negara-negara yang baik aman atau berkonflik tersebut mempunyai hubungan dengan Indonesia. Karena ada beberapa hal yang bisa terjadi seperti efek domino. Sewa Rental Mobil Innova di Surabaya pun tak sekali-dua kali mendapat tamu orang asing yang sedang berkepentingan di Surabaya atau Jawa Timur. Jika asal tamu tersebut dari negara-negara yang relatif damai, maka dalam pengantarannya pun bisa seperti tanpa beban dan rasa was-was. Betul?

Berbeda dengan kenyataan di luar, Rental Sewa Mobil Livina di Surabaya berpendapat bahwa Indonesia perlu membuat indeks seperti ini untuk ditunjukkan kepada publik. Jika indeks internasional tadi disusun per-negara untuk indikatornya, maka indeks dalam negeri bisa disusun per-provinsi. Siapakah yang menerbitkan? Bisa saja BPS. Misalnya saja pada website BPS kita bisa melihat data tentang "Persentase Penyelesaian Tindak Pidana Menurut Kepolisian Daerah, 2000-2013" yang dapat kita akses pada tautan url: http://www.bps.go.id/linkTabelStatis/view/id/1575
Tak ada yang salah dalam data tersebut. Tapi tentunya kita akan membutuhkan sedikit waktu untuk mencermati angka-angka dengan detil. Jika kita melihat penyajian data dari Indeks Global tersebut yang penuh warna, orang akan mudah melihat secara sekilas saja karena mudah dicerna. Memang data yang disajikan tidak detil, tapi cukup representatif dan penting. Lagipula, data yang tampil dalam bentuk warna tersebut adalah gambaran general dari berbagai macam aspek.

Oke, kita tinggalkan pemikiran tentang penyajian data tersebut. Hanya, tolok ukur yang disajikan dari sebuah data seperti indeks tersebut bisa penting terhadap kemajuan industri serta hal yang berkaitan dengannya. Rental Sewa Mobil Murah di Surabaya membayangkan jika negara kita termasuk yang memiliki label merah menurut indeks tersebut, mungkin akan menyulitkan sebuah usaha untuk berkembang bahkan akan membuat takut pengusaha yang akan berinvestasi. Sewa Rental Mobil Avanza di Surabaya pun agaknya lebih bersyukur tinggal di kawasan yang relatif damai dengan sedikit gejolak seperti di Kota Surabaya karena mengantarkan tamu pun menjadi hal yang mudah dan bila pun ada sedikit masalah, hal itu tidak berkembang menjadi serius.

Sebagai contoh bila ada kebakaran pasar dekat dengan rute yang dilalui. Tentu sebagai rental mobil yang baik Rental Sewa Mobil Pregio di Surabaya akan mengantarkan tamunya melewati jalan lain yang berdekatan, menghindari debu dan asap dari kebakaran pasar tersebut. Lagipula di suatu wilayah yang terjadi kebakaran sangat mungkin dijumpai gerombolan orang yang melihat di kejauhan atau malah bergotong-royong membantu mengguyur air atau pasir demi memadamkan api. Di tempat tersebut diprediksi akan lewat mobil pemadam kebakaran yang cukup besar. Nah, jika kita tetap bersikukuh lewat lokasi kebakaran ini kemungkinannya akan merepotkan sebagian besar orang dalam memadamkan api tadi. Apalagi jika kebakaran tersebut ternyata ditimbulkan oleh bahan peledak atau bom.

Ilustrasi kebakaran pasar. image: rmol.co

Semoga kedamaian di negara kita akan terus terjaga, begitu pula di negara lain. Karena imbasnya akan bisa terasa secara langsung maupun tidak. Tak cepat berlalu dari ingatan kita akan masuknya para pengungsi dari negara berkonflik beberapa waktu lalu. Karena Sewa Mobil Honda Mobilio di Surabaya dan kita semua menyadari, bahwa untuk berkembang dan berusaha yang baik membutuhkan perdamaian dan stabilitas kawasan.